Eks Liverpool Sebut Gyokeres dan Isak Jadi Rekrutan Musim Panas Paling Mengecewakan di Premier League

Mantan penyerang Liverpool, Danny Murphy, melontarkan kritik tajam terhadap dua penyerang top yang dinilainya gagal memenuhi ekspektasi

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 31 Januari 2026, 16:45 WIB
Pemain Liverpool, Alexander Isak (kanan) melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang West Ham dalam laga Liga Inggris 2025/2026 di London Stadium, London, Inggris, Minggu (30/11/2025) waktu setempat. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Bola.com, Jakarta - Mantan penyerang Liverpool, Danny Murphy, melontarkan kritik tajam terhadap dua penyerang top yang dinilainya gagal memenuhi ekspektasi sejak pindah ke Premier League pada bursa transfer musim panas lalu.

Dua nama yang disorot Murphy adalah Viktor Gyokeres dan Alexander Isak, yang masing-masing kini membela Arsenal dan Liverpool.

Advertisement

Dalam pandangan Murphy, kedua striker tersebut masuk dalam kategori pembelian paling mengecewakan, terutama jika dibandingkan dengan reputasi besar serta biaya transfer yang dikeluarkan oleh klub peminat mereka.

Gyokeres datang ke Arsenal dengan reputasi luar biasa. Penyerang asal Swedia itu mencetak 97 gol dari 102 pertandingan bersama Sporting Lisbon dalam beberapa musim terakhir, statistik yang menempatkannya sebagai salah satu striker paling mematikan di Eropa.

Namun, performa impresif tersebut belum sepenuhnya terbawa ke Premier League. Sejak berseragam Arsenal, Gyokeres baru mengoleksi 10 gol dari 29 pertandingan di semua kompetisi. Catatan itu dinilai jauh dari harapan besar yang diletakkan di pundaknya sebagai sosok yang diharapkan menjadi kepingan terakhir dalam puzzle juara Mikel Arteta.

“Saya tidak akan mengatakan Gyokeres benar-benar bencana, dia masih cukup oke. Tetapi fans Arsenal jelas mengharapkan lebih,” ujar Murphy.

 


Tak Sebanding

Striker Arsenal Viktor Gyokeres merayakan golnya ke gawang Atletico Madrid di matchday 3 league phase Liga Champions 2025/26 di Emirates Stadium, Rabu (22/10/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Alastair Grant)

Menurutnya, kekecewaan muncul karena Gyokeres diharapkan bisa langsung memberi dampak instan, terutama dalam situasi Arsenal yang tengah berburu gelar dan membutuhkan penyerang yang tajam sejak pekan pertama.

“Ada rasa kecewa karena ekspektasi yang begitu tinggi, seolah dia akan menjadi solusi utama masalah lini depan Arsenal,” tambahnya.

Sementara itu, kritik terhadap Alexander Isak dinilai bahkan lebih jelas. Sebelum pindah ke Liverpool, Isak tampil luar biasa bersama Newcastle United dengan torehan 54 gol dan 9 assist di Premier League hanya dari 86 penampilan.

Namun, performa tersebut belum terlihat sejak ia berseragam The Reds. Meski cedera turut memengaruhi adaptasinya, Murphy menilai alasan tersebut tidak sepenuhnya bisa diterima, mengingat nilai transfer besar yang dikeluarkan Liverpool.

“Isak jelas untuk alasan yang mudah dipahami. Saya tahu dia sempat memulai dengan lambat lalu mengalami cedera, tetapi ketika Anda menghabiskan uang sebesar itu, Anda ingin pemain langsung tampil maksimal,” kata Murphy.


Tekanan Besar di Klub Elite

Alexander Isak, rekrutan Liverpool dari Newcastle United di musim panas 2025. (Dok. X @LFC)

Ia menegaskan bahwa kesabaran bukanlah kemewahan yang dimiliki klub-klub besar, termasuk Liverpool, terutama ketika tuntutan prestasi sangat tinggi.

“Fans tidak ingin menunggu terlalu lama. Mereka ingin pemain baru langsung ‘jalan’. Kata ‘mengecewakan’ mungkin bukan istilah yang tepat, tetapi jelas ada rasa tidak puas dengan apa yang sudah diberikan,” lanjutnya.

Komentar Murphy mencerminkan realitas keras Premier League, di mana pemain dengan banderol mahal dan reputasi besar langsung dituntut tampil konsisten. Baik Gyokeres maupun Isak sama-sama datang dengan label bintang, namun sejauh ini belum sepenuhnya membuktikan diri di level tertinggi sepak bola Inggris.

Saat ini, Isak masih menepi karena cedera dan belum diketahui kapan akan kembali ke lapangan. Sementara itu, Gyokeres berpeluang tampil saat Arsenal menghadapi Leeds United akhir pekan ini, meski posisinya tidak sepenuhnya aman karena Gabriel Jesus mulai menunjukkan performa positif dalam beberapa pekan terakhir.

Sumber: Tribal Football

Berita Terkait