Bola.com, Jakarta - Facundo Garces akhirnya kembali tampil di level kompetitif setelah Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) memberikan penangguhan sementara atas sanksi FIFA yang dijatuhkan kepadanya. Bek tengah Deportivo Alaves itu mencatatkan comeback saat timnya meraih kemenangan 2-1 atas Espanyol dalam lanjutan La Liga, Jumat (31/1/2026).
Pemain berusia 26 tahun tersebut masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua dan tampil solid selama 45 menit di lapangan. Meski sempat absen hampir empat bulan akibat larangan bermain, Garces menunjukkan performa tenang dan disiplin, membantu Alaves menjaga keunggulan hingga laga usai.
Pelatih Alaves, Eduardo Coudet, memuji mentalitas dan peran penting Garces, terutama dalam memperkokoh lini belakang. Ia menilai kehadiran sang bek sangat dirindukan tim dan mampu meredam ancaman lawan meski hanya dimainkan di babak kedua.
Sebelumnya, Garces termasuk satu dari tujuh pemain keturunan yang dijatuhi sanksi larangan bermain selama 12 bulan oleh FIFA pada September lalu terkait dugaan pemalsuan dokumen. Namun, CAS mengabulkan permohonan penangguhan eksekusi hukuman, sehingga para pemain tersebut diizinkan kembali beraktivitas sambil menunggu proses banding.
Keputusan akhir terkait nasib Garces dan enam pemain lainnya akan ditentukan pada sidang CAS yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Februari di Lausanne, Swiss. Sementara itu, Garces memanfaatkan kesempatan ini untuk kembali membuktikan kualitasnya bersama Deportivo Alaves.
Sementara
Sebelumnya, FAM mengabarkan bahwa CAS telah menagguhkan hukuman untuk sementara bagi tujuh pemain naturalisasi Malaysia yang menerima hukuman dari FIFA.
"Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM) menyampaikan bahwa Mahkamah Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS) telah mengabulkan permohonan Penangguhan Pelaksanaan (Stay of Execution) yang diajukan oleh tujuh pemain tim nasional, yaitu Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel," ungkap FAM.
"Keputusan tersebut berarti hukuman skorsing selama 12 bulan dari seluruh aktivitas sepak bola yang dijatuhkan oleh FIFA kepada tujuh pemain Harimau Malaya tersebut ditangguhkan untuk sementara waktu, dan mereka diizinkan untuk melanjutkan karier serta mengikuti seluruh aktivitas yang berkaitan dengan sepak bola hingga putusan akhir atas banding di CAS ditetapkan," tuturnya.