5 Pesepak Bola U-21 Liga Inggris Bergaji Paling Fantastis: Chelsea Gudangnya Pemain Muda Kaya Raya

Dari puluhan remaja ajaib yang beredar di Liga Inggris saat ini, berikut lima di antaranya yang bergaji sangat tinggi.

BolaCom | Choki SihotangDiterbitkan 05 Februari 2026, 07:45 WIB
Chelsea resmi mendatangkan Jorrel Hato dari Ajax Amsterdam. (Bola.com/Dok. Chelsea)

Bola.com, Jakarta - Muda, kaya, dan beken. Di pentas sepak bola Eropa, semua pemain menginginkan tiga predikat tersebut. Tak terkecuali di pentas Premier League.

Sejak digulirkabn pertama kali pada 1992, Premier League tak pernah sepi dari serbuan pemain-pemain muda berbakat.

Advertisement

Mereka datang dari akademi klub-klub lokal dan tak sedikit yang diangkut dari mancanegara.

Liverpool, Manchester United, Manchester City, Chelsea, serta Arsenal merupakan lima tim papan atas yang identik dengan talenta-talenta muda memesona.

Hanya saja, dalam perjalanan waktu, tak sedikit pemain muda layu sebelum berkembang. Cedera panjang yang mendera, gagal bersaing, dan subjektivitas pelatih membuat karier mereka patah di tengah jalan.

Seperti pemain bintang lainnya, para woderkid juga dibayar mahal. Hanya dalam sepekan, mereka bisa meraup uang sekarung. Belum termasuk bonus menggiurkan lainnya tentu saja. Wow!

Dari puluhan remaja ajaib yang beredar di kasta teratas Inggris saat ini, berikut lima di antaranya yang bergaji sangat tinggi. 

 


5. Savinho (Manchester City): Rp1,83 Miliar Per Pekan

Savinho dan Alex Grimaldo berebut bola liar dalam laga Liga Champions antara Manchester City vs Bayer Leverkusen di Etihad Stadium, 26 November 2025. (AP Photo/Dave Thompson)

Memulai karier sepak bolanya di klub Brasil Atletico Mineiro, Savinho kemudian bermain di PSV dan Girona sebelum bergabung ke Manchester City.

Sejak saat itu, pemain berusia 21 tahun ini telah menjadi salah satu bintang muda dengan bayaran tertinggi di Premier League. Ia mendapat gaji £80.000 (Rp1,83 miliar) setiap minggunya.

Pep Guardiola menunjukkan kepercayaan yang besar kepada Savinho di musim debutnya di Etihad. Ia sering bermain bersama pemain-pemain seperti Erling Haaland dan Phil Foden.

Namun, kesempatan bermain semakin sulit didapatkan di musim 2025/2026, karena Man City memiliki banyak talenta menyerang di kedua sisi lapangan, termasuk Jeremy Doku dan sekarang Antoine Semenyo.

 


4. Jamie Gittens (Chelsea): Rp2,48 Miliar Per Pekan

Gelandang Chelsea, Jamie Gittens, ditahan ketat bek Brentford, Michael Kayode, dalam laga Premier League di Gtech Community Stadium, London, 13 September 2025. (HENRY NICHOLLS / AFP)

Setelah berperan dalam kebangkitan Jadon Sancho dan Jude Bellingham, Borussia Dortmund berharap Jamie Gittens akan menjadi pemain Inggris terbaru yang bersinar di Signal Iduna Park.

Meskipun pemain sayap kiri ini tidak selalu konsisten, ia menunjukkan beberapa momen brilian yang akhirnya meyakinkan Chelsea untuk mengeluarkan £48,5 juta untuknya.

Namun, sejak pindah ke Stamford Bridge, lulusan akademi Manchester City ini kesulitan untuk menunjukkan performa terbaiknya. Ia sulit mendapatkan menit bermain dan kesempatan sebagai starter.

Mengingat klub London barat itu juga memberinya kontrak tujuh tahun yang cukup besar, mereka berharap segera melihat hasil dari investasi mereka.

 


3. Alejandro Garnacho (Chelsea): Rp2,52 Miliar Per Pekan

Gelandang Chelsea, Alejandro Garnacho, terlihat selama pertandingan sepak bola Premier League Inggris antara Chelsea dan Arsenal di Stamford Bridge, London, pada 30 November 2025. (JUSTIN TALLIS / AFP)

Pada satu titik, tampaknya Alejandro Garnacho akan menjadi masa depan di Old Trafford.

Namun setelah berselisih dengan manajer Manchester United saat itu, Ruben Amorim, pemain Argentina itu mendapati dirinya terpinggirkan di Carrington. Perpisahan tampaknya menjadi yang terbaik bagi semua pihak.

Chelsea tidak merahasiakan kekaguman mereka terhadap pemain berusia 21 tahun itu dan memilih untuk merekrutnya hanya dengan £40 juta pada musim panas 2025.

Transfer Garnacho juga disertai dengan kenaikan gaji yang cukup besar, meskipun kesepakatannya sebesar £110.000 (Rp 2,52 miliar) per minggu masih jauh lebih rendah dibandingkan dengan beberapa pemain dengan gaji tertinggi di The Blues.

 


2. Leny Yoro (Manchester United): Rp2,64 Miliar Per Pekan

Kemenangan ini mengantar Setan Merah kembali menembus posisi lima besar klasemen Liga Inggris2025-2026. Tampak dalam foto, gelandang Inggris Newcastle United, Anthony Gordon (kanan) berebut bola dengan bek Prancis Manchester United, Leny Yoro (tengah) pada lanjutan Liga Primer Inggris di Stadion Old Trafford, pada 26 Desember 2025 waktu setempat atau Sabtu (27/12/2025) dini hari WIB. (Darren Staples/AFP)

Ketika menyelesaikan kepindahannya ke Manchester United pada musim panas 2024, Leny Yoro tidak hanya menjadi salah satu pemain remaja termahal dalam sejarah Premier League, tetapi juga melesat di daftar gaji pemain U-21.

Mendapatkan £115.000 (Rp2,64 miliar) per pekan pada usia 18 tahun sungguh luar biasa. Ia baru beberapa bulan terakhir ini tergantikan sebagai pemain muda dengan bayaran tertinggi di liga.

Terkadang sulit untuk mengingat bahwa ia masih berusia 20 tahun. Yoro sudah menjalani anyak pertandingan bersama MU. Ia juga penting bagi tim Setan Merah.

Meskipun mungkin kesulitan mempertahankan konsistensi selama masa sulit United di bawah Erik ten Hag dan kemudian Ruben Amorim, ia bisa jadi merupakan masa depan lini belakang bersama pemain seperti Matthijs de Ligt dan Ayden Heaven.

 


1. Jorrel Hato (Chelsea): Rp2,75 Miliar Per Pekan

Saat di Ajax, Jorrel Hato membangun reputasi sebagai salah satu bek muda paling menjanjikan di era modern.

Meskipun masih remaja, raksasa Eredivisie itu menunjukkan kepercayaan yang sangat besar kepadanya. Hato kemudian bermain sebanyak 111 kali untuk klub masa kecilnya.

Hanya masalah waktu sampai raksasa Eropa datang mengetuk pintu. Chelsea mengambil langkah pada musim panas 2025 untuk mencari pemain cadangan bagi Marc Cucurella.

Hato menjadi pemain terbaru dalam deretan panjang pemain yang menandatangani kontrak jangka panjang di Stamford Bridge, dengan gaji yang saat ini diperkirakan mencapai £120.000 (Rp2,75 miliar) per minggu hingga 2032.

Sumber: Give Me Sport

 

Berita Terkait