Joshua Zirkzee Didesak Tinggalkan MU, Ruud Gullit: Serie A Tempat Terbaik Selamatkan Karier

Legenda Belanda, Ruud Gullit, mendesak Joshua Zirkzee untuk mengakhiri mimpi buruknya di Manchester United (MU) dan kembali ke Italia demi menyelamatkan karier.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 06 Februari 2026, 22:30 WIB
Penyerang Manchester United, Joshua Zirkzee. (AFP/Darren Staples)

Bola.com, Jakarta - Legenda Belanda, Ruud Gullit, mendesak Joshua Zirkzee untuk mengakhiri mimpi buruknya di Manchester United (MU) dan kembali ke Italia demi menyelamatkan karier.

Gullit menilai keputusan sang striker pindah ke Old Trafford terjadi pada momen yang salah, saat klub diliputi energi buruk.

Advertisement

Di tengah rumor kepindahan pada musim panas 2026, termasuk ketertarikan AS Roma, Gullit meyakini Serie A adalah liga yang paling cocok bagi penyerang berusia 24 tahun tersebut. Dia bisa menemukan  kembali menemukan performa terbaik di Liga Italia.

Kedatangan Zirkzee ke MU pada musim panas 2024 dengan nilai transfer lebih dari 36 juta poundsterling sempat diharapkan menjadi awal era baru lini serang Setan Merah. Reputasinya melambung setelah tampil impresif bersama Bologna di bawah asuhan Thiago Motta.

Saat itu, Zirkzee berkembang menjadi penyerang komplet dengan perpaduan kekuatan fisik dan kemampuan teknik tinggi, bahkan membantu Bologna meraih tiket Liga Champions secara mengejutkan.

 


Tidak Berjalan Mulus

Penyerang Manchester United, Joshua Zirkzee, merayakan gol pembuka yang membuat skor 1-0 dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris (Premier League) antara Manchester United dan Wolverhampton Wanderers di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 30 Desember 2025. (Oli Scarf/AFP)

Namun, perjalanan di Liga Inggris justru tidak berjalan mulus. Zirkzee kesulitan mencetak gol secara konsisten dan kerap terlihat tidak cocok dengan skema taktik Manchester United.

Meski permainan kombinasi sesekali mendapat pujian, ketajamannya di depan gawang menuai kritik dari suporter.

Sepanjang paruh pertama musim 2025/2026, Zirkzee hanya menjadi starter dalam empat dari 14 penampilan di Premier League. Secara keseluruhan, ia baru mengoleksi sembilan gol dari 65 pertandingan bersama Manchester United.

 

 


Zirkzee Dianggap Bikin Keputusan Salah

Bek Southampton asal Polandia #35, Jan Bednarek, dan penyerang Manchester United asal Belanda #11, Joshua Zirkzee, berebut bola selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Southampton di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, Jumat dini hari WIB (17-1-2025). (Oli SCARFF/AFP)

Ruud Gullit tidak menahan kritik terhadap keputusan karier kompatriotnya itu. Ia menilai perkembangan Zirkzee terhambat oleh situasi negatif yang menyelimuti Manchester United dalam beberapa musim terakhir.

“Joshua Zirkzee membuat kesalahan dengan pindah ke Manchester United, seharusnya dia tetap di Italia,” ujar Gullit, seperti dikutip Goal, Jumat (6/2/2026). 

“Ketika meninggalkan Bologna, dia seharusnya bergabung dengan Juventus atau AC Milan dan bertahan di Serie A. Dia datang ke United saat ada banyak energi buruk di sekitar klub. Itu waktu yang salah baginya," imbuh Gullit. 

 

 


Pindah ke AS Roma

Manchester United unggul lebih dulu lewat gol Joshua Zirkzee pada menit ke-27. Wolves kemudian menyamakan kedudukan melalui sundulan Ladislav Krejci pada menit ke-45. (AP Photo/Dave Thompson)

Gullit juga berharap rumor kepindahan ke AS Roma benar-benar terwujud, atau setidaknya Zirkzee kembali ke klub Italia lainnya.

“Saya berharap dia pindah ke Roma musim panas nanti, atau minimal ke klub Italia lain, karena itu liga yang jauh lebih cocok untuknya,” tegas Gullit.

Jika situasi tak berubah hingga akhir musim, masa depan Zirkzee di Old Trafford memang semakin menjadi tanda tanya.

Kembali ke Serie A bisa menjadi jalan terbaik bagi sang striker untuk menghidupkan kembali karier yang sempat menjanjikan.   

Sumber: Goal

Berita Terkait