Bola.com, Jakarta - Legenda Real Madrid, Toni Kroos, angkat bicara membela Cristiano Ronaldo di tengah gelombang kritik yang mengiringi absennya sang megabintang bersama Al-Nassr.
Kroos menegaskan bahwa kehadiran Ronaldo memiliki peran krusial dalam popularitas Saudi Professional League (SPL), bahkan menyebut liga tersebut tak akan menarik perhatian dunia tanpa sosok kapten timnas Portugal itu.
Cristiano Ronaldo sebelumnya menuai sorotan setelah absen dalam dua pertandingan Al-Nassr. Absensi tersebut disebut-sebut sebagai bentuk protes terhadap aktivitas transfer klub pada bursa Januari lalu. Meski demikian, Ronaldo telah kembali menjalani sesi latihan bersama tim dan dipastikan segera kembali merumput.
Menurut laporan media Portugal, A Bola, Ronaldo diprediksi akan tampil pada laga akhir pekan depan saat Al-Nassr menghadapi Al-Fateh. Namun, pemain berusia 41 tahun itu dipastikan tidak ikut dalam pertandingan tandang Al-Nassr ke markas Arkadag pada ajang Liga Champions Asia 2 pertengahan pekan ini.
Fenomena Aneh
Toni Kroos, yang pernah menjadi rekan setim Ronaldo di Real Madrid, menilai kritik terhadap sang bintang sangat tidak adil. Ia menegaskan bahwa Ronaldo adalah figur sentral yang mengangkat pamor sepak bola Arab Saudi ke level global.
“Liga Saudi adalah fenomena yang aneh. Sebelum kedatangan Cristiano Ronaldo, hampir tidak ada yang mengenalnya. Sekarang mereka justru tidak menghormati sosok yang membuat liga ini dikenal dunia,” ujar Kroos.
Lebih jauh, gelandang asal Jerman itu menyebut bahwa pesona Saudi Pro League akan memudar jika Ronaldo hengkang.
“Jika Cristiano pergi besok, liga ini akan kehilangan seluruh daya tariknya. Tanpa Ronaldo, tidak ada yang akan menonton liga Saudi,” tegas Kroos.
Performa Masih Impresif
Terlepas dari kontroversi yang mengiringinya, performa Ronaldo di lapangan tetap impresif. Mantan pemain Manchester United dan Juventus tersebut telah mencetak 17 gol dari 18 pertandingan liga musim ini bersama Al-Nassr. Kontribusinya itu membuat banyak pihak menilai Ronaldo masih layak bermain di level tertinggi, meskipun usianya telah menginjak 41 tahun.
Bahkan, Ronaldo dikabarkan mendapat dorongan dari berbagai pihak untuk tidak pensiun dalam waktu dekat, mengingat dampak besar yang masih ia berikan, baik secara teknis di lapangan maupun secara komersial bagi liga dan klubnya.
Dengan kembalinya Ronaldo ke skuad Al-Nassr, sorotan kini tertuju pada bagaimana ia merespons kritik dan kembali membuktikan bahwa dirinya masih menjadi magnet utama sepak bola Arab Saudi.