Bola.com, Solo - Duel antara Persis Solo menghadapi Madura United pada pertandingan pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 bakal menjadi adu pembuktian yang menarik bagi pelatih kedua kubu, yakni Milomir Seslija dan Carlos Parreira.
Sebab, dalam duel yang akan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Jumat (13/2/2026) pukul 15.30 WIB itu, Milomir Seslija dan Carlos Parreira tengah menghadapi tekanan yang tinggi karena performa minor anak asuhnya.
Menjelang pertemuan ini, catatan Persis Solo dan Madura United di bawah asuhan dua pelatih tersebut memang tak jauh berbeda. Keduanya sama-sama dihantui catatan merah dan tengah berusaha untuk mengakhiri rekor buruk.
Lantas, bagaimana sejauh ini catatan yang diukir Milomir Seslija dan Carlos Parreira bersama anak asuhnya masing-masing? Mampukah mereka membawa timnya mengakhiri tren buruk? Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.
Jadi Pelatih Pengganti
Status Milomir Seslija dan Carlos Parreira memang tak jauh berbeda. Keduanya sama-sama datang untuk menggantikan pelatih sebelumnya. Kehadiran dua pelatih ini memang diiringi dengan ekspektasi yang tinggi.
Milomir Seslija, misalnya, direkrut untuk membantu Persis Solo bangkit dari situasi buruk. Dia mengisi jabatan pelatih kepala setelah Laskar Sambernyawa berpisah dengan pelatih asal Belanda, Peter de Roo.
Sebelumnya, pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu punya reputasi yang cukup mentereng saat datang dengan tugas yang sama. Sebab, saat itu dia berhasil membawa Persis mengakhiri persaingan di peringkat ke-7 pada musim 2023/2024.
Sementara itu, Carlos Parreira merupakan sosok yang baru di Indonesia. Juru taktik asal Brasil ini sebelumnya punya pengalaman yang cukup melimpah di Asia Tenggara, terutama ketika mengasuh sejumlah klub Thailand.
Sama seperti Milo, Carlos direkrut Madura United pada pertengahan November 2025 untuk menggantikan arsitek sebelumnya, Angel Alfredo Vera. Namun, hasil yang diraih memang masih jauh dari ekspektasi.
Hasil Belum Maksimal
Dari segi hasil, capaian yang diukir Milomir Seslija dan Carlos Parreira memang tak jauh berbeda. Sebab, keduanya belum berhasil meningkatkan prestasi anak asuhnya secara signifikan pada putaran kedua ini.
Sejauh ini, Milomir Seslija telah mendampingi anak asuhnya melewati tujuh pertandingan. Hasilnya, juru taktik berusia 62 tahun itu baru sanggup mengukir satu kemenangan dan satu imbang saja.
Sementara itu, Carlos Parreira tercatat telah melewati sembilan pertandingan bersama Laskar Sappe Kerrap. Dari semua itu, pelatih berusia 44 tahun ini baru bisa mempersembahkan satu kemenangan dan dua imbang.
Yang menarik, satu-satunya kemenangan kedua pelatih ini diraih saat menghadapi lawan yang sama, yakni Semen Padang. Persis, misalnya, sempat menang 3-2 atas skuad Kabau Sirah, sedangkan Madura United menang 5-1.
Dari catatan statistik, performa yang diukir keduanya juga cukup seimbang. Milo bisa mencatatkan enam gol dan 14 kebobolan, sedangkan Carlos bisa mengukir delapan gol dan 15 kali kebobolan.
Misi Penyelamatan
Kini, Milomir Seslija dan Carlos Parreira tengah menghadapi tekanan besar bersama timnya masing-masing. Sebab, keduanya harus menjawab tantangan untuk menyelamatkan nasib anak asuhnya dari ancaman degradasi.
Laskar Sambernyawa sampai sekarang masih menghuni dasar klasemen dengan mengoleksi 11 poin saja. Sedangkan Laskar Sappe Kerrap yang mengoleksi 18 poin berada di peringkat ke-20 klasemen sementara.
Persis juga sedang dihantui tren tanpa kemenangan karena belum bisa menang dalam tiga pertandingan terakhir. Sedangkan catatan buruk yang dihadapi Madura United jauh lebih lama karena belum menang dalam lima laga.
Bukan tidak mungkin, tiga poin yang mereka perebutkan pada laga ini bakal sangat menentukan langkah berikutnya untuk berjuang lolos dari degradasi. Di putaran kedua ini, setiap poin punya arti yang sangat penting dan menentukan.