Beban Gaji, MU Bakal Lepas Jadon Sancho Secara Gratis

Manchester United dikabarkan telah mengambil keputusan final terkait masa depan Jadon Sancho.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 19 Februari 2026, 21:45 WIB
Penyerang Manchester United Jadon Sancho. (Oli SCARFF / AFP)

Bola.com, Jakarta - Manchester United dikabarkan telah mengambil keputusan final terkait masa depan Jadon Sancho. Penyerang asal Inggris itu disebut akan dilepas secara gratis pada bursa transfer musim panas 2026, mengakhiri perjalanan yang jauh dari kata sukses di Old Trafford.

Setan Merah mengeluarkan dana sebesar 71 juta pound untuk memboyong Sancho dari Borussia Dortmund pada musim panas 2021. Saat itu, kedatangannya disambut antusiasme tinggi setelah ia tampil impresif di Bundesliga.

Advertisement

Namun, ekspektasi besar tersebut tak pernah benar-benar terwujud. Selama membela Setan Merah, Sancho hanya mencatatkan 12 gol dan enam assist dari 83 penampilan di semua kompetisi. Sejak akhir musim 2022-23, ia bahkan hanya tampil tiga kali untuk klub.

Dalam dua musim terakhir, Sancho lebih banyak menghabiskan waktu sebagai pemain pinjaman. Ia sempat kembali ke Dortmund, lalu menjalani masa peminjaman bersama Chelsea pada musim 2024-25.

 


Dipinjamkan

Jadon Sancho, Chelsea. (Bola.com/chelseafc.com)

Bersama The Blues, ia mencetak lima gol dan menyumbang 10 assist dari 41 laga di semua ajang. Chelsea sebenarnya mempertimbangkan opsi pembelian permanen senilai 25 juta pound, tetapi persoalan gaji menjadi hambatan. Klub London itu akhirnya memilih membayar penalti 5 juta kepada Man United karena tidak mengaktifkan kewajiban pembelian.

Musim ini, Sancho dipinjamkan ke Aston Villa dan tampil 25 kali di bawah asuhan Unai Emery. Meski mendapatkan menit bermain reguler, kontribusinya tetap minim dengan hanya satu gol dan satu assist.

Kontrak Sancho di Old Trafford akan habis pada musim panas ini. Sempat muncul wacana perpanjangan kontrak demi menjaga nilai jualnya, tetapi manajemen klub dikabarkan memilih melepasnya secara gratis. Keputusan tersebut juga membantu klub menghemat beban gaji sebesar 200.000 pound per pekan.


Konflik dengan Ten Hag

Gelandang Chelsea asal Inggris bernomor punggung 19, Jadon Sancho, mengontrol bola selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Chelsea dan Bournemouth di Stamford Bridge di London pada tanggal 14 Januari 2025. (JUSTIN TALLIS/AFP)

Karier Sancho di MU juga sempat diwarnai konflik terbuka dengan mantan manajer Erik ten Hag. Perselisihan itu memperkeruh situasi dan membuat peluangnya untuk kembali menjadi bagian penting skuad semakin menipis.

Melihat besarnya biaya transfer dan minimnya kontribusi, banyak pihak menilai Sancho sebagai salah satu rekrutan paling gagal dalam sejarah modern Manchester United. Harapan besar yang mengiringi kedatangannya dari Dortmund tidak pernah benar-benar terwujud di Premier League.

Kini, perpisahan tampaknya menjadi solusi terbaik bagi semua pihak. Sancho diyakini masih memiliki peminat, terutama dari Jerman. Selain itu, opsi pindah ke Arab Saudi atau Major League Soccer juga bisa menjadi jalan baru bagi kariernya. Dengan keputusan ini, Manchester United bersiap menutup salah satu bab transfer paling mengecewakan dalam beberapa tahun terakhir.

Berita Terkait