Sukses


Pernah Menang 5-0 atas Shakhtar Donetsk, Inter Milan Diwanti-wanti untuk Tak Jemawa

Bola.com, Kiev - Inter Milan meraih kemenangan 5-0 atas Shakhtar Donetsk di Liga Europa musim lalu. Meski pernah menang telak, Inter diminta untuk tak memandang remeh Shakhtar dalam pertandingan kedua Grup B Liga Champions musim ini.

I Nerazzurri bermain gemilang ketika bersua Shakhtar Donetsk di Merkur Spiel-Arena, 18 Agustus lalu. Gol Lautaro Martinez pada menit ke-19 dan 74', Danilo D'Ambrosio menit ke-64, dan Romelu Lukaku menit ke-78 serta 83' membawa Inter Milan menang 5-0 dan lolos ke final Liga Europa 2019/2020.

Inter kembali berhadapan dengan Shakhtar Donetsk, namun kali ini pada laga fase grup Liga Champions. Mereka akan melawat ke markas Shakhtar di Stadion NSK Olimpiyskiy, Rabu (28/10/2020) dini hari WIB.

Berbekal kemenangan lima gol tanpa balas pada musim lalu, Inter Milan diprediksi akan kembali membungkam Shakhtar Donetsk. Hasil positif akan menjadi modal bagus untuk Inter di Liga Champions musim ini.

Pasalnya, mereka hanya mampu bermain 2-2 kontra Borussia Monchengladbach pada laga perdana Grup B Liga Champions, di Giuseppe Meazza, 22 Oktober lalu.

Hasil tersebut membuat Inter Milan kini berada di peringkat ketiga Grup B Liga Champions dengan nilai satu. Mereka tertinggal dua poin dari Shakhtar Donetsk yang menghuni posisi teratas.

 

2 dari 3 halaman

Pantang Jemawa

Kendati diunggulkan meraih kemenangan, Inter Milan tak bisa begitu saja memandang remeh Shakhtar Donetsk. Saat ini, Shakhtar sedang dalam kepercayaan diri tinggi karena belum pernah menelan kekalahan dari tujuh laga terakhir di seluruh ajang.

Satu di antara hasil positif yang didapat klub asal Ukraina itu adalah ketika mempermalukan Real Madrid dengan skor 3-2 di Estadio Alfredo Di Stefano.

"Kita tidak bisa membuat perbandingan untuk pertandingan yang telah dimainkan pada Agustus lalu. Kami memperlihatkan penampilan sempurna saat itu, baik ketika menguasai bola atau pun tidak," ujar pelatih Inter Milan, Antonio Conte.

"Kami menyaksikan ulang pertandingan tersebut bersama para pemain dan kembali memiliki kesimpulan seperti itu. Akan menjadi penting untuk mengulang apa yang telah kami lakukan ketika itu," lanjutnya.

"Shakhtar merupakan sebuah tim yang kuat dengan para pemain yang memiliki potensi teknik besar, cepat dan kuat dalam melakukan serangan balik. Anda tidak akan mencetak tiga gol melawan Real Madrid secara kebetulan. Kami harap dapat tampil dengan baik dan menerapkan apa yang telah kami persiapkan," tutur eks pelatih Juventus itu.

Sumber: Inter Milan

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

6 Kiper Terbaik Era 90an, Manchester United Sumbang Dua Nama

Video Populer

Foto Populer