Tayangan televisi yang memberitakan tentang pemecatan pelatih Everton, Sean Dyche menjelang laga putaran ketiga Piala FA 2024/2025 antara Everton melawan Peterborough United di Goodison Park, Liverpool, Inggris, Jumat (10/01/2025) WIB. (AFP/Oli Scarff)
Suasana stadion Goodison Park menjelang laga putaran ketiga Piala FA 2024/2025 antara Everton melawan Peterborough United pada Jumat (10/01/2025) WIB. (AFP/Oli Scarff)
Suasana stadion Goodison Park menjelang laga putaran ketiga Piala FA 2024/2025 antara Everton melawan Peterborough United pada Jumat (10/01/2025) WIB. (AFP/Oli Scarff)
Pemain Everton, Beto (kiri) berebut bola dengan pemain Peterborough, Archie Collins pada laga putaran ketiga Piala FA 2024/2025 di Goodison Park, Liverpool, Inggris, Jumat (10/01/2025) WIB. (AFP/Oli Scarff)
Karteker Everton, Leighton Baines saat menggantikan pelatih Sean Dyche yang dipecat pada laga putaran ketiga Piala FA 2024/2025 melawan Peterborough United di Goodison Park, Liverpool, Inggris, Jumat (10/01/2025) WIB. (AFP/Oli Scarff)
Foto: Bernasib Nelangsa, Pelatih Everton Sean Dyche Dipecat 3 Jam Sebelum Laga Melawan Peterborough di Piala FA
Kabar mengejutkan berhembus sebelum laga putaran ketiga Piala FA 2024/2025 antara Everton melawan Peterborough United, Jumat (10/01/2025) dini hari WIB. Pelatih Everton, Sean Dyche diberhentikan dari kursi pelatih The Toffees tiga jam sebelum pertandingan tersebut dimulai. Pemecatan pria Inggris berusia 53 tahun itu terbilang mendadak. Namun, seperti diketahui, hal tersebut dipengaruhi oleh hasil buruk Everton di Liga Inggris. Mereka kini menghuni posisi ke-16 dengan raihan 17 poin. Pasca-pemecatan Dyche, kendali kepelatihan akan dipegang sementara oleh manajer tim U-18 Everton yang juga legenda klub, Leighton Baines, dan kapten Seamus Coleman.
Editor:
Bagaskara Lazuardi
Photographer:
Bola.com
Everton adalah klub sepak bola yang berasal dari kota Liverpool, Inggris.
Sejarah panjang Piala Afrika menyimpan kisah para legenda yang hingga akhir kariernya tak pernah mengangkat trofi paling bergengsi di Benua Hitam. Padahal kontribusi mereka untuk sepak bola Afrika tidak terbantahkan. Berikut ini tujuh pemain Afrika terhebat sepanjang masa yang secara mengejutkan belum pernah menjuarai Piala Afrika.
Endrick yang baru saja dilepas Real Madrid langsung tancap gas mengikuti sesi latihan bersama klub asal Prancis, Olympique Lyon. Penyerang berusia 19 tahun itu dipinjamkan ke Lyon dengan harapan untuk kembali ke Real Madrid dan menjadi pemain andalan.
Pertandingan BRI Super League antara Persija Jakarta melawan Persijap Jepara menjadi laga di awal tahun 2026. Laga tersebut akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (03/01/2026) sore WIB. Pelatih Persija Jakarta, MaurÃcio Souza menyatakan akan memberikan fokus penuh untuk laga besok sebelum laga panas melawan Persib Bandung. Selain itu, gelandang Persija, Hanif Sjahbandi, menegaskan bahwa siapa pun pemain yang diturunkan nanti pasti akan memberikan kemampuan terbaiknya. Pernyataan tersebut terlontar saat sesi konferensi pers sebelum latihan resmi pada Jumat (02/01/2026).
Kegagalan Timnas Gabon di ajang Piala Afrika 2025 berbuntut buruk. Mereka dibubarkan dan dibekukan oleh pemerintah hingga waktu yang belum ditetapkan. Bahkan, Pierre-Emerik Aubameyang dan kapten Bruno Ecuele dilarang bermain lagi di skuad berjuluk The Panters tersebut.
Pemecatan Enzo Maresca sebagai pelatih Chelsea menjadi kabar mengejutkan pada awal tahun 2026. Chelsea resmi mengumumkan kepergian Maresca pada Kamis (1/1/2026) waktu setempat. Padahal, pelatih asal Italia tersebut berhasil membawa dua trofi ke London dan mengakhiri puasa gelar sejak musim 2021/2022.
Seorang suporter Republik Demokratik Kongo mencuri perhatian saat mendukung timnya di Piala Afrika 2025. Ia berdiri dan mematung selama pertandingan berlangsung.
Manchester United kehilangan poin penting saat menjamu Wolverhampton Wanderers. Duel MU vs Wolves pada lanjutan Liga Inggris yang digelar di Stadion Old Trafford, Manchester, berakhir dengan skor 1-1, Rabu (31/12/2025) dini hari WIB.
Arsenal menutup tahun 2025 dengan senyuman. The Gunners berhasil mengamankan posisi puncak klasemen Liga Inggris setelah melumat Aston Villa dengan skor telak 4-1.
AS Roma mencatatkan rekor gemilang dengan menjadi tim dengan kemenangan terbanyak di Liga Italia dalam satu tahun (Januari-Desember) setelah mengalahkan Genoa dengan skor 3-1 pada Senin (29/12/2025) malam WIB.