Sukses


Indra Sjafri Minta Kejelasan Pemain Timnas Indonesia U-23 yang Berkarier di Luar Negeri

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri mempertanyakan nasib pemainnya yang berkarier di luar negeri. Sebab, dia ingin proses membangun skuat Garuda Muda menuju SEA Games 2019 bisa berjalan lancar dan tidak terjadi gangguan. 

Beberapa pemain muda Indonesia memang memilih hijrah ke negara lain. Di antaranya Saddil Ramdani (Pahang FA/Malaysia), Firza Andika (Tubize/Belgia), Egy Maulana Vikri (Lechia Gdansk/Polandia), dan Ezra Walian (RKC Waalwijk/Belanda).

“Kami meminta kepada PSSI kepastian pemain yang bermain di luar liga Indonesia, apakah mereka bisa memperkuat tim ini. Contohnya, Ezra Walian, Egy Maulana Vikri, Saddil Ramdani, dan beberapa pemain lain,” kata Indra.

Indra tidak ingin insiden yang dialami Ezra Walian di kualifikasi Piala AFC U-23 2020 pada Maret lalu terulang. Saat itu, Ezra tercatat masih menjadi pemain berpaspor Belanda sehingga dilarang tampil oleh FIFA dan AFC.

Tiga pemain lainnya itu sebenarnya bukan pemain naturalisasi seperti Ezra. Tapi, potensi tidak bisa membela Timnas Indonesia U-23 bisa saja terjadi. Sebab, klub yang mengontrak mereka harus memberi izin untuk mengikuti agenda tim arahan Indra Sjafri.

Seperti diketahui, SEA Games merupakan pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara yang diselenggarakan dua tahun sekali. Cabor sepak bola yang termasuk di dalamnya masih belum tercatat oleh FIFA sebagai pertandingan resmi.

Indonesia punya PR besar untuk SEA Games tahun ini. Di cabang sepak bola, Indonesia bertekad mengakhiri paceklik medali emas. Terakhir, tim Garuda meraih emas pada edisi 1991 di Manila.

“Kami takutnya setelah didaftarkan, ternyata tidak bisa diajak, jadi mubazir. Kami harus mencari antisipasi untuk itu. Saya sudah berbicara dengan agen Egy dan Saddil, kemungkinan besar mereka bisa (membela Timnas Indonesia U-23),” imbuh Indra. 

 

Video Populer

Foto Populer