Sukses


Ditekuk Persib, Penyerang Sayap Persebaya Teringat Keterpurukan Musim Lalu

Bola.com, Gianyar - Penyerang sayap Persebaya, Oktafianus Fernando, sangat kecewa kalah dari Persib Bandung. Dia dan rekan-rekannya terpaksa mengakui kemenangan Persib 4-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat malam (18/10/2019).

Empat gol Persib dicetak tiga pemain yang berbeda. Mereka adalah Febri Hariyadi (31’ dan 84’), Achmad Jufriyanto (40’), dan Kevin van Kippersluis (60’). Sedangkan Persebaya membalas sebiji gol lewat titik penalti oleh Diogo Campos (71’).

Pemain yang karib disapa Ofan itu bingung merespons hasil buruk yang didapat timnya dalam laga pekan ke-23 Shopee Liga 1 2019 itu.

"Soal pertandingan, jujur saya tidak bisa mengomentari. Tapi, sekarang bagaimana tindakan kami ke depan. Dengan tidak ada waktu lagi, kami harus bertindak untuk yang terbaik pastinya," kata pemain berusia 26 tahun itu.

Kekalahan ini membuat Persebaya gagal mendapat kemenangan dalam tiga pertandingan beruntun. Sebelumnya, tim berjulukan Bajul Ijo itu kalah 0-1 dari Barito Putera (28/9/2019) dan ditahan 0-0 oleh Borneo FC (11/10/2019).

Ofan teringat pada hasil buruk yang pernah diraih Persebaya pada musim lalu. Mereka pernah kalah 0-1 dari Borneo FC di kandang dalam lanjutan Liga 1 2018. Tetapi, Persebaya kemudian bangkit setelah mengalahkan Persib 4-1, juga di Gianyar (20/10/2019).

"Hasil ini mengingatkan saya pada musim lalu. Kami pernah terpuruk dan kemudian berkumpul dan berbicara dari hati ke hati sampai akhirnya bisa. Waktu itu kami kalah di kandang melawan Borneo. Kami bertindak dan bisa bangkit," imbuh Ofan.

2 dari 2 halaman

Bangkit Melawan Persela

Persib kini membalas Persebaya, yang pernah meraih kemenangan dalam pertandingan di tempat yang sama pada musim lalu. Tim berjulukan Maung Bandung itu sekaligus membuat Bajul Ijo kian menderita.

Pemain Persebaya terlihat sangat sedih dan kecewa melihat hasil ini. Mereka tertunduk sambil menatap kosong ke satu titik setelah pertandingan.

Kini, Persebaya harus mulai memikirkan laga melawan Persela Lamongan pada pekan ke-24. Duel sesama klub Jawa Timur di Stadion Surajaya, Lamongan, Rabu (23/10/2019), itu harus menjadi momen kebangkitan Bajul Ijo.

Gagal Raih Emas, Timnas Indonesia U-22 Perlu Pelatih Asing?

Video Populer

Foto Populer