Sukses


Madura United Dipermalukan Bhayangkara FC, Rasiman Minta Maaf

Bola.com, Bangkalan - Madura United masih mengalami paceklik kemenangan di Shopee Liga 1 2019. Setelah kalah dari Persipura Jayapura dan Arema FC, kini mereka takluk 1-2 dari Bhayangkara FC pada pekan ke-28 di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan, Jumat malam (22/11/2019).

Bhayangkara unggul terlebih dahulu lewat Bruno Matos pada menit kelima. Madura United kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-64 berkat sundulan Aleksandar Rakic. Sayang, Dendy Sulistyawan mencetak gol penentu pada menit ke-80 dan membuat Bhayangkara mencuri poin penuh.

Pelatih Madura United, Rasiman, mengirim permohonan maaf atas hasil burik timnya. Tiga kekalahan beruntun dengan dua di antaranya merupakan laga kandang merupakan hasil yang memalukan untuk tim papan atas.

"Saya minta maaf kepada manjemen dan presiden klub, elemen suporter, dan warga Madura. Menurut saya, kami kalah dengan sangat memalukan," kata Rasiman dalam jumpa pers pasca laga.

"Bagaimana mungkin tim sekelas Liga 1 kebobolan gol dari tengah lapangan. Saat kami berusaha comeback, kami malah memberi hadiah lagi untuk lawan," imbuh pelatih berusia 44 tahun itu.

Dua gol yang dicetak oleh Bhayangkara FC memang lahir lewat proses yang seharusnya bisa dihentikan. Para pemain Madura United melalukan kesalahan fatal yang berujung kebobolan.

Gol Bruno Matos tercipta setelah dia melepas tembakan melambung dari tengah lapangan. Lini belakang Madura United dalam situasi berada di garis pertahanan tinggi sedangkan kiper Satria Tama terlalu maju ke depan sehingga gagal menghalaunya.

Lalu, gol Dendy pun gagal diantispasi. Dalam situasi tendangan bebas, bek Marckho Meraudje berusaha membuang bola. Dendy kemudian menguasai bola dan melepas tembakan yang melewati sela kaki Andik Rendika Rama.

 

2 dari 3 halaman

Masih Melakukan Kesalahan

Rasiman berkali-kali menekankan kepada anak asuhnya untuk meminimalisasi kesalahan dalam setiap pertandingan. Sayang, Greg Nwokolo dkk. selalu melakukan kesalahan kecil yang menguntungkan lawan.

"Persoalan kami masih selalu membuat kesalahan yang tidak perlu. Sampai hari ini, saya belum mendapat alasan masuk akal bagaimana serangan pertama berbuah gol," kata Rasiman.

"Saya belum menemukan jawaban. Tapi, ini tanggung jawab saya. Saya tidak visa menyalahkan pemain. Secara permainan, kami mampu menekan dan berusaha membalikkan kedudukan," tutur Rasiman.

"Kami menyerang tapi lawan kerap melakukan serangan balik. Saat kedudukan imbang 1-1, permainan kami terlalu terbuka. Saya akan mengevaluasi tim ini dan berusaha mendapat hasil lebih baik dari hari ini," ujar pelatih asal Banjarnegara itu.

Hasil ini membuat Madura United masih tertahan di peringkat keempat klasemen sementara. Laskar Sape Kerap tetap mengoleksi 44 poin dari 28 pertandingan yang telah dijalani.

3 dari 3 halaman

Video

11 Menit Cetak Hattrick, Diogo Jota Bisa Menjadi Pilihan di FPL

Video Populer

Foto Populer