Sukses


Pelatih Kiper Arema Sengaja Berkarakter Keras demi Anak Buahnya

Bola.com, Jakarta Pelatih kiper Arema FC, Felipe Americo, memperlihatkan karakter keras saat melatih empat kiper tim Singo Edan. Ia sangat ekspresif dan kerap berteriak lantang dalam memberikan instruksi.

Jika ada kiper yang tangkapannya kurang lengket, dia langsung berteriak untuk melakukan evaluasi. Begitu juga jika ada yang bisa menghalau bola dengan sempurna, dia memberikan pujian dengan suara lantang.

“Memang begitu saya. Suara keras waktu latihan bukan karena marah. Tapi itu untuk motivasi pemain agar terus semangat latihan. Tapi setelah itu, ada kalanya saya jadi teman mereka,” kata Felipe.

Saat jadi pelatih kiper Barito Putera 2018 silam, dia juga melatih dengan cara yang sama. Ini sudah jadi karakternya meski melatih di Brasil.

“Tapi saya bukan orang yang keras di luar lapangan. Saya enjoy saja,” sambungnya. Ketika latihan usai, Felipe seperti jadi orang lain yang kalem dan sopan.

Saat bertemu awak media, Felipe kalem dan sopan. Yang jadi nilai lebih di Arema FC, dia lumayan menguasai Bahasa Indonesia. Padahal, Felipe hanya satu musim dengan Borneo 2018. Itu cukup membantu ketika dia memberikan instruksi kepada pemainnya saat latihan. 

“Saya bisa Bahasa Indonesia tapi harus pelan-pelan. Kalau bicara cepat tidak bisa,” sambungnya.

2 dari 3 halaman

Cari Kiper Terbaik

Ditanya tentang progres empat kipernya saat ini, Felipe melihat sudah ada perkembangan. Namun, saat ini dia masih belum menentukan siapa kiper utama Singo Edan untuk musim 2020.

Felipe ingin melihat siapa yang berlatih lebih keras dan memperlihatkan kualitas terbaik.

“Prinsip saya, kalau kiper tidak mau latihan keras, jangan harap dapat kesempatan main,” jelasnya.

Sebelumnya, Arema FC punya pelatih kiper yang juga punya karakter keras dalam latihan, yakni Alan Haviluddin pada musim 2014-2015 silam. Dia juga pelatih kiper timnas senior tahun lalu.

3 dari 3 halaman

Video

Video Populer

Foto Populer