Sukses


Kompetisi Liga 2 2020 Terhenti, Persis Luncurkan Jersey Baru

Bola.com, Solo - Persis Solo harus menunda pekan pertama Liga 2 musim 2020. Tim berjulukan Laskar Sambernyawa sebenarnya melakoni laga pertamanya di wilayah timur menjamu PSCS Cilacap di Stadion Manahan, Minggu (15/3/2020).

Namun, pertandingan tersebut harus dibatalkan lantaran tidak mendapat rekomendasi dari pihak terkait seperti Pemkot Solo, keamanan, hingga operator kompetisi, yakni PT LIB. Sejak Jumat lalu status Kota Solo ditetapkan KLB Corona.

Persis Solo mencoba menghibur para pendukungnya dengan meluncurkan seragam terbarunya untuk musim 2020, melalui media sosial. Persis yang menggandeng apparel DJ Sport, merilis jersey terbaru yang seharusnya telah digunakan para pemain di atas lapangan.

Dalam desainnya, filosofi jersey terinspirasi dari motif batik kawung yang terdapat di Stadion Manahan. Pemilihan motif ini tidak lepas dari kembalinya tim pujaan Pasoepati dan Surakartans ke Manahan, setelah satu setengah musim menjadi musafir di Madiun.

Hal menarik adalah strategi marketing Persis dalam melego jersey terbarunya, yakni dengan harga Rp298 ribu untuk setiap jersey. Namun, pembeli mendapatkan cashback berupa voucher Rp200 ribu untuk 1.923 pembeli pertama. Artinya jersey original Persis dibanderol Rp98 ribu untuk 1.923 pembeli pertama.

"Semoga Persis Solo dapat bermain dengan maksimal ketika menggunakan jersey yang terispirasi dari rumah mereka sendiri. Kami berharap semoga tim kebanggaan masyarakat Solo juga akan naik level ke Liga 1," terang owner DJ Sport, Dimas Yustisia, kepada Bola.com, Selasa (17/3/2020).

 

2 dari 3 halaman

Motivasi Tinggi

Sementara itu, motivasi tinggi masih dijaga para pemain Persis, meski batal melakoni partai pekan pertama. Ditundanya pertandingan, membuat sejumlah pemain Persis Solo harus bersikap legawa, meskipun bercampur sedikit rasa kecewa.

"Padahal kami sudah tidak sabar untuk kembali tampil di hadapan suporter dan memberikan kemenangan mengingat rasanya menjadi tim musafir selama dua musim bermain di kota lain. Tapi, semua harus legawa ini, demi keselamatan bersama," ujar gelandang bertahan Persis, Susanto.

Pemain Persis lainnya, Iman Budi Hernandi, menuturkan hal yang sama. Pemain asal Malang, Jawa Timur ini menyatakan siap bermain kapanpun dan memberikan kemenangan bagi Pasoepati.

"Sayang juga kalau ditunda karena kami sudah begitu siap menyambut kompetisi. Tapi, ini soal kemanusiaan, harus legawa. Semoga segera pulih kembali," jelasnya.

3 dari 3 halaman

Video

Video Populer

Foto Populer