Sukses


4 Pemain Asing dengan Jam Terbang Tinggi di Shopee Liga 1

Bola.com, Jakarta - Tidak banyak pemain asing yang mampu bertahan lama di sepak bola Indonesia. Di Shopee Liga 1, hanya segelintir pemain asing yang bertahan sejak era Indonesia Super League (ISL).

Mayoritas klub-klub Shopee Liga 1 tidak mengikat pemain asingnya dengan kontrak jangka panjang. Penyebabnya beragam. Satu di antaranya adalah penilaian terhadap performa dalam semusim.

Jika mamu berkontribusi dengan baik pada musim pertamanya, barulah para pemain asing diganjar kontrak lebih dari semusim. Apabila tidak, pindah ke klub lain menjadi solusinya.

Shopee Liga 1 bukan tujuan utama kompetisi sepak bola di Asia Tenggara. Itulah yang menyebabkan pemain asing yang tampil bagus di sini memutuskan untuk melanjutkan petualangannya di klub lain.

Gempuran para pemain asing pendatang baru juga mengancam eksistensi pemain asing yang telah lebih dulu berkarier di Tanah Air. Kebanyakan, harga dari rookie tersebut juga masih terhitung murah.

Bola.com merangkum tiga pemain asing terlama yang masih bertahan di Shopee Liga 1. Berikut sajiannya:

2 dari 6 halaman

Zah Rahan

Zah Rahan Krangar adalah pemain asing terlama di Indonesia yang masih berkancah di Shopee Liga 1. Gelandang asal Liberia ini telah berkarier di Tanah Air sejak 2004.

Zah Rahan sempat membela klub Malaysia, Felda United pada 2014-2017 sebelum kembali ke Indonesia untuk bergabung dengan Madura United pada 2018. Total, pemain berusia 35 tahun ini telah menghabiskan 13 tahun kariernya di Tanah Air.

Zah Rahan sempat tercatat tanpa klub pada 2019. Pasalnya, dia harus menepi lama karena mengalami cedera.

Sempat kembali bergabung dengan Madura United, Zah Rahan dilepas sebelum kompetisi 2020 dimulai. Kini, dia membela PSS Sleman.

3 dari 6 halaman

Oh In-kyun

On In-kyun telah berkarier di Indonesia sejak satu dekade lalu. Delapan klub pernah dibelanya hingga saat ini.

In Kyun memulai kiprahnya di kancah sepak bola nasional bersama PS Bengkulu pada 2010. Kini, gelandang asal Korea Selatan itu bermain untuk Arema FC.

4 dari 6 halaman

Makan Konate

Makan Konate sudah tampil di Indonesia sejak 2012 bersama PSPS Pekanbaru. Namun, pada kurun waktu 2015-2017, dia membela klub Liga Malaysia, T-Team.

Konate kembali ke Indonesia pada 2018 untuk bergabung dengan Sriwijaya FC. Saat ini, dia berseragam Persebaya Surabaya.

5 dari 6 halaman

Rohit Chand

Karier Rohit Chand mirip dengan Konate. Keduanya sama-sama memulai petualangannya di Indonesia dengan berkostum PSPS Pekanbaru pada 2012.

Dia sempat keluar Indonesia pada periode 2015-2017 untuk memperkuat T-Team dan Manang Marshyangdi. Setahun berselang, Rohit berkostum Persija Jakarta hingga saat ini.

6 dari 6 halaman

Video

Video Populer

Foto Populer