Sukses


Gaji Yanto Basna Dipotong 50 Persen Selama Pandemi Virus Corona, Didenda Rp2,5 Juta Jika Berat Badan Naik

Bola.com, Jakarta - Gaji Yanto Basna dipotong sebanyak 50 persen oleh klubnya, PT Prachuap selama kompetisi Thai League1 atau kasta teratas Liga Thailand vakum karena pandemi virus corona. Bek Timnas Indonesia itu juga dituntut untuk menjaga berat badannya jika tidak ingin didenda.

Yanto Basna mengatakan, PT Prachuap memberikan masing-masing pemainnya timbangan berat badan selama libur kompetisi. Dengan begitu, pemain berusia 24 tahun ini bisa mengontrol berat badannya tiap hari.

Rencananya, Thai League1 akan kembali bergulir pada September 2020. Oleh sebab itu, Yanto Basna dan kawan-kawan diminta untuk membentengi kondisi sebaik mungkin.

"Gaji di sini dipotong 50 persen. Nanti saat latihan kembali, berat badan ditimbang. Kalau naik satu kilogram, didenda Rp2,5 juta," ujar Yanto Basna dalam wawancaranya dengan ANTV Sports Official di YouTube.

"Kami diminta harus bertanggung jawab dengan kondisi kami. Kami juga diberikan timbangan. Jadi bisa mengukurnya setiap hari," jelas mantan pemain Persib Bandung ini.

2 dari 3 halaman

Aktivitas Yanto Basna

Dipantau dari akun Instagramnya, @yanto_basna, Yanto Basna mulai berlatih secara mandiri. Sesekali, eks Mitra Kukar ini juga mengunggah aktivitas lainnya selama di Thailand.

"Aktivitas saya itu latihan, makan, dan tidur. Kondisi di sini sudah tidak terlalu parah dan cenderung membaik. Saya juga bebas bisa ke mana-mana. Bisa olahraga juga," imbuh Yanto Basna.

"Sudah lebih dari dua belan kompetisi berhenti. Untungnya, berat badan saya masih aman karena saya masak sendiri," tuturnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Kami:

Video Populer

Foto Populer