Sukses


Nomor Keramat 10 di Persija Kini Dikenakan Pemain yang Tepat

Bola.com, Jakarta - Nomor 10 identik sebagai angka keramat di sepak bola. Umumnya, para pemain yang mengenakan nomor ini punya kemampuan spesial. Posisinya jika bukan gelandang serang, bisa juga penyerang. Di Persija Jakarta, nomor tersebut seringkali dipakai pemain yang kurang tepat.

Pada musim 2017 dan 2018 misalnya, nomor 10 digunakan Rudi Widodo, yang notabene jarang menjadi starter. Penyerang asal Pati, Jawa Tengah itu juga bukan sosok yang istimewa. Saat bergabung dengan tim berjulukan Macan Kemayoran pada 2017, usianya pun telah menginjak 34 tahun.

Semusim berselang, nomor tersebut diambil alih Bruno Matos. Sempat menyuguhkan penampilan menjanjikan pada pramusim, gelandang asal Brasil itu malah tampil melempem di kompetisi. Persija Jakarta terpaksa menendangnya pada putaran kedua.

Pada paruh musim, nomor 10 disematkan kepada Farri Agri, gelandang asal Aceh yang baru merapat setelah lama bermain di Qatar. Performa pemain berusia 27 tahun itu justru lebih parah. Alumnus ASPIRE Academy itu hanya bermain sekali.

Pada awal musim ini, nomor 10 di Persija Jakarta sempat tidak bertuan. Beruntung, Marc Klok datang dari PSM Makassar. Gelandang asal Belanda itu langsung mencaplok nomor keramat tersebut.

2 dari 3 halaman

Identik dengan Nomor 10

Marc Klok memang identik dengan nomor punggung 10. Sebelum mengenakannya di Persija Jakarta, pemain berusia 27 tahun ini sudah memakainya ketika membela PSM dan Cherno More Varna di Liga Bulgaria.

"Sejak kecil saya suka dengan nomor sepuluh. Itu juga nomor keberuntungan saya juga. Apalagi banyak pemain idola saya menggunakan nomor tersebut," ujar Klok dinukil dari laman klub.

"Saya juga di beberapa tim sebelumnya sering menggunakan nomor ini. Apalagi di Persija juga saat ini kosong jadinya saya pilih nomor ini," imbuhnya.

Marc Klok bukan pemain sembarangan. Gelandang kelahiran Amsterdam, Belanda itu merupakan tulang punggung PSM sejak 2017. Pada musim lalu, Marc Klok berhasil mengantar mantan timnya itu menjadi juara Piala Indonesia setelah mengalahkan Persija di partai final.

3 dari 3 halaman

Video

Bima Sakti Jelaskan Latihan Timnas Indonesia U-16 yang Berbeda di Tengah Pandemi COVID-19

Video Populer

Foto Populer