Sukses


5 Kunci yang Harus Dimaksimalkan Timnas Indonesia U-20 bila Ingin Berkibar di Piala Dunia

Bola.com, Jakarta - Pelatih Barito Putera, Djadjang Nurjaman mengulas Timnas Indonesia U-20 pada Piala Dunia U-20 2021. Ia membeberkan beberapa kunci yang harus dimaksimalkan Indonesia agar berkibar pada ajang bergengsi tersebut.

Pertama, disiplin. Disiplin adalah poin penting yang harus diperhatikan para pemain Garuda Muda jika ingin meraih hasil positif di Piala Dunia U-20.

Kedua, pemain harus mengutamakan pencapaian tujuan. Itu karena anak muda sekarang sangat dekat dengan media sosial dan game. Jika tidak bisa membatasi diri, maka sudah dipastikan fokus dan waktu istirahat akan terganggu.

"Harus membiasakan diri dari sekarang untuk disiplin diri dalam menyikapi perkembangan jaman saat ini, jangan sampai mengganggu penampilan. Jangan sampai menjadi dengan yang tidak penting itu," kata Djanur kepada Bola.com, Rabu (14/7/2020).

Ketiga, percaya diri. Dari segi kualitas, pelatih yang sukses memberikan gelar juara Liga bagi Persib Bandung pada 2014 ini tidak meragukan skill pemain muda Indonesia.

Pemain Indonesia di level junior bisa bersaing dengan negara-negara Asia. Namun, kualitas akan mubazir jika saja dalam masa persiapan untuk Piala Dunia U-20, para pemain muda itu tidak benar-benar bekerja keras.

"Sebetulnya, kalau talenta-talenta pemain muda Indonesia itu, tahu sendiri, bagus-bagus sekali. Tak perlu diragukan sari segi kualitas. Tidak jauh beda dengan negara lain yang levelnya di atas kita. Kalau dilatih dengan pelatih yang hebat, pasti bisa," ujarnya.

2 dari 3 halaman

Status Tuan Rumah

Keempat, maksimalkan status tuan rumah, Dari segi dukungan, Djanur menegaskan pemain tidak perlu khawatir. Seperti yang sudah terlihat pada pertandingan-pertandingan kandang Timnas Indonesia sebelumnya, suporter selalu memenuhi stadion.

Itu adalah satu di antara kunci yang harus dimaksimalkan di Piala Dunia U-20 2021.

"Karena kita sebagai tuan rumah, walaupun lawan berat, kita harus tetap maksimal setiap pertandingan sesuai dengan harapan masyarakat dan pemerintah," ungkapnya.

Yang kelima, pemain harus siap mental dan tak boleh demam panggung di kandang sendiri. Mereka juga harus relaks dan tak terbebani.

"Paling tidak lolos lolos dulu dari babak penyisihan. Seperti Korea dan Jepang, ketika jadi tuan rumah maka harus berbuat maksimal dan membanggakan," kata Djanur.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Video Populer

Foto Populer