Sukses


Iwan Bule: Tidak Sulit Duduk Bareng dengan Presiden FIFA sebagai Manajer Timnas Indonesia U-19

Bola.com, Jakarta - Keputusan Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, untuk turun gunung menduduki posisi manajer Timnas Indonesia U-19 proyeksi Piala Dunia U-20 2021 panen kritikan. Warganet dibuat kebingungan dengan manuver dari pria yang karib dipanggil Iwan Bule ini.

Suara miring di dunia maya tersebut direspons oleh Iwan Bule. Lelaki berusia 58 tahun ini meminta masyarakat tidak khawatir mengenai statusnya sebagai Ketua PSSI merangkap manajer Timnas Indonesia U-19.

Banyak warganet yang mempertanyakan bagaimana cara Iwan Bule berperan ganda dengan menjadi manajer Timnas Indonesia U-19 di Piala Dunia U-20 2021, sementara ia juga harus bertugas sebagai Ketua PSSI.

"Teman-teman tidak usah salah. Bagaimana saya nanti dengan Presiden FIFA, saya duduk bareng sebagai manajer Timnas Indonesia U-19. Itu tidak terlalu sulit saya pikir," kata Iwan Bule.

Untungnya, Iwan Bule berkomitmen untuk tidak menjabat manajer Timnas Indonesia U-19 hingga Piala Dunia U-20 2021. Karena, pihaknya segera mencari figur yang tepat untuk mengisis posisi tersebut.

"Lalu, tidak ada juga yang melarang saya untuk menjadi manajer Timnas Indonesia U-19. Tidak ada," imbuh mantan Kapolda Metro Jaya itu.

2 dari 3 halaman

Aksi Menggelitik

Pengamat sepak bola nasional, Tommy Welly, turut menanggapi aksi Iwan Bule yang rangkap jabatan sebagai manajer Timnas Indonesia U-19. Menurutnya, keputusan itu sangat menggelitik.

"Ini sangat menggelitik. Karena menurut saya, dalam sejarah pesepakbolaan Indonesia, ini baru pertama kalinya terjadi. Ketua PSSI merangkat jabatan sebagai manajer timnas. Untuk PSSI, ini mungkin pertama kalinya menurut saya. Ketua PSSI merangkap jabatan sebagai manajer timnas. Nurdin Halid dulu pernah. Namun, sebelum dia menjadi Ketua PSSI," kata pria yang karib disapa Bung Towel ini dalam channel YouTube-nya.

"Koridornya bukan soal melanggar atau tidak melanggar, benar atau salah. Bukan itu. Saya merasa koridornya soal kelaziman. Ini jadi ambigu. Bayangkan, Komite Eksekutif itu merumuskan kebijakan sepak bola."

"Ini tidak lazim presiden federasi sebagai manajer timnas. Melakukan tugas sebagai manajer sekaligus menagwasi. Nah, kalau seperti ini bayangkan, manajer timnas melaporkan pertanggungjawaban performa Timnas Indonesia U-19 ke ke Ketua PSSI. Membingungkan tidak? Melaksanakan sekaligus mengawasi. Mungkin ini sederhana. Tetapi ini tidak lazim. Makanya saya bilang tadi, apa istilah yang tepat, saya bingung. Piala Dunia U-20 2021 betul sangat menggoda, sangat seksi," ucapnya mengakhiri.

3 dari 3 halaman

Video

Video Populer

Foto Populer