Sukses


Shopee Liga 1: Demi Kembali ke Indonesia, Pemain Asing Arema Hampir Beli Tiket Sendiri

Bola.com, Malang - Bek Arema FC, Matias Malvino sampai saat ini belum bisa memastikan diri kapan kembali ke Indonesia. Dia masih berada di negaranya, Uruguay dan menunggu kabar dari manajemen Arema.

Kabarnya, Arema belum bisa mendapatkan tiket untuk Malvino karena terganjal kelengkapan dokumen KITAS (Izin Tinggal Terbatas).

Saat dikonfirmasi, Matias mengaku masih menunggu solusi yang akan diberikan oleh Arema.

“Sekarang saya belum dapat informasi lagi. Terakhir, GM Arema, Ruddy Widodo mengatakan saya tidak bisa masuk ke Indonesia tanpa KITAS,” kata Malvino.

Mantan pemain klub kasta tertinggi Liga Uruguay, Defensore Sporting ini pun berharap manajemen Arema bisa mencari solusi agar dia bisa segera kembali.

Arema sudah bisa mendatangkan pelatih baru, Carlos Carvalho de Oliveira dari Vietnam ke Indonesia. Malvino sendiri sudah mendengar kabar masuknya pelatih asal Brasil itu ke Indonesia.

Secara logika, seharusnya Malvino bisa masuk lebih dulu karena dia punya ikatan kerja atau kontrak dengan Arema. Sedangkan Carlos baru menandatangani kontrak kerja saat tiba di Malang. Ini yang jadi tanda tanya. Malvino menyerahkan solusi kepada manajemen.

“Saya harap segera ada solusi. Saya kecewa, karena seharusnya saya sudah berlatih dengan tim di Malang. Apalagi kompetisi kurang 2 minggu lagi berjalan,” jelasnya.

2 dari 3 halaman

Beli Tiket Sendiri

Malvino berniat mencari solusi sendiri. Dia hampir membeli tiket penerbangan ke Indonesia sendiri. Artinya, tiket itu tidak menunggu kiriman dari manajemen Arema. Karena dia merasa punya tanggung jawab harus segera latihan bersama di Arema.

“Ya benar. Saya sempat ingin beli tiket sendiri. Tapi kembali saya dapat jawaban dari manajemen Arema jika tidak bisa masuk ke Indonesia tanpa KITAS,” jelasnya.

Persoalan KITAS bisa saja selesai dalam waktu sebulan jika memang diurus sejak lama. Namun, untuk mengurusnya membutuhkan puluhan juta rupiah. Hingga saat ini, pemain asing baru Arema dan beberapa klub Indonesia lainnya menggunakan VKU (Visa Kunjungan Usaha).

Pada musim 2017, Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) sempat mewajibkan semua pemain asing sudah memiliki KITAS sebelum bisa turun dalam kompetisi resmi.

Namun, aturan itu melunak. Operator kompetisi dan PSSI memberlakukan aturan pemain asing sudah bisa menggunakan VKU untuk dapat pengesahan bermain di Liga 1.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Video Populer

Foto Populer