Sukses


3 Senjata Utama Timnas Indonesia U-19 untuk Meredam Perlawanan Hajduk Split

Bola.com, Split - Tidak butuh waktu lama bagi Timnas Indonesia U-19 mendapatkan lawan uji coba baru setelah pertandingan melawan Bosnia dan Herzegovina U-19 batal. Tim berjulukan Garuda Muda itu akan menghadapi Hajduk Split U-19.

Mulanya, Timnas Indonesia U-19 akan dua kali melawan Bosnia dan Herzegovina U-19 pada 20 dan 23 Oktober 2020. Namun, dua partai latih tanding itu tidak jadi digelar karena sejumlah pemain lawan positif virus corona.

Timnas Indonesia U-19 akan menantang Hajduk Split U-19 di Stadion Sloga Mravince, Split, Senin (20/10/2020).

Untuk ketiga kalinya, Timnas Indonesia U-19 berlatih tanding melawan klub di Kroasia. Pada dua partai sebelumnya, Garuda Muda menang 1-0 atas Dinamo Zagreb U-19 dan 3-0 menghadapi DK Dugopolje U-19.

Ketiga tim ini, termasuk Hajduk Split u-19, adalah kontestan 1. HNL Juniori atau Liga Kroasia U-19.

Hajduk Split U-19 saat ini berstatus penguasa Liga Kroasia U-19 atau 1. HNL Juniori. Marin Ljubicic dkk. menorehkan 27 poin dengan menyapu bersih sembilan pertandingan.

Hajduk Split U-19 bukan lawan enteng bagi Timnas Indonesia U-19. Pelatih Shin Tae-yong harus memasang kuda-kuda waspada dan bisa mengandalkan tiga pemain ini untuk meredam permainan lawan.

2 dari 5 halaman

Elkan Baggott

Kehadiran Elkan Baggott untuk menghadapi Hajduk Split U-19 sangat dibutuhkan oleh Timnas Indonesia U-19. Bek berusia 17 tahun itu dapat menjadi lawan yang sepadan untuk Marin Ljubicic yang berpostur besar.

Marin Ljubicic adalah top scorer sementara Liga Kroasia U-19 dengan 12 gol. Penyerang bernomor punggung sembilan ini unggul tiga gol dari pesaing terdekatnya, Martin Baturina.

Elkan Baggott telah menjadi andalan Timnas Indonesia U-19 dalam dua pertandingan terakhir. Berkat keberadaannya, Garuda Muda hanya kebobolan satu gol.

3 dari 5 halaman

Jack Brown

Jack Brown mulai mendapatkan peran di Timnas Indonesia U-19. Gelandang berusia 18 tahun itu memang tidak dimainkan sejak menit awal, melainkan sebagai supersub.

Ketika Timnas Indonesia U-19 menghajar Makedonia Utara U-19 dengan skor 4-1 pada pertemuan pertama, Jack Brown menorehkan brace alias dua gol. Padahal, mantan pemain Lincoln City U-18 itu bermain sebagai pemain pengganti.

Shin Tae-yong bisa kembali menempatkan Jack Brown sebagai pemecah kebuntuan jika lini depan Timnas Indonesia U-19 kurang bertaji saat melawan Hajduk Split U-19. Sebagai gelandang serang, insting membunuhnya lumayan tajam.

4 dari 5 halaman

Witan Sulaeman

Tidak ada yang meragukan kualitas Witan Sulaeman di Timnas Indonesia U-19. Aman mengatakan bahwa gelandang berusia 18 tahun itu adalah penampil terbaik bagi Garuda Muda di Kroasia.

Witan, yang berposisi sebagai gelandang sayap kanan, merupakan top scorer Garuda Muda dengan tiga gol. Pemain RK Radnik Surdulica ini hampir selalu dimainkan sebagai starter.

Sebagai gelandang sayap, Witan gemar menusuk ke kotak penalti lawan. Tidak jarang penetrasinya berbuah peluang bagi Timnas Indonesia U-19.

Witan diyakini akan menjadi kartu AS Shin Tae-yong dalam mengacak-acak lini pertahanan Hajduk Split U-19. Kemampuannya dalam melewati pemain bakal membuat kemelut di kotak penalti lawan.

5 dari 5 halaman

Video

Video Populer

Foto Populer