Sukses


Pemain Asing Arema di Shopee Liga 1 Musim Ini Lebih Kompak

Bola.com, Malang - Manajemen Arema FC sudah bisa menganalisis perombakan komposisi pemain dan pelatih asing saat ini.

Ada sebuah hal positif ketika Arema mengganti gerbong Argentina era pelatih Mario Gomez ke gerbong Brasil yang dikomandoi pelatih Carlos Oliveira. Arema melihat suasana dalam internal tim Singo Edan lebih baik saat ini.

“Saya melihat sekarang lebih bersosialisasi asingnya. Bagaimanapun juga, Arema itu kuncinya kekeluargaan. Jadi kalau sudah membaur suasananya akan lebih baik,” kata General Manager Arema, Ruddy Widodo.

Saat Arema dihuni mayoritas pemain Argentina, seperti Jonathan Bauman, Elias Alderete hingga pelatih kepala Mario Gomez dan pelatih fisik Marcos Gonzales seperti masih punya jarak dengan pemain lainnya.

Padahal, secara nilai kontrak, gerbong Argentina punya nilai lebih tinggi. Sementara para pemain dan pelatih dari Brasil dikontrak dengan nilai lebih rendah karena pandemi virus corona.

“Sebenarnya tidak masalah nilai kontraknya lebih tinggi. Tapi yang penting sosialsiasi mereka dengan tim Arema bagus,” sambungnya.

2 dari 3 halaman

Cepat Adaptasi

Dua pemain asing baru Caio Ruan dan Bruno Smith belum terlalu lama gabung latihan Arema. Hanya sebulan terakhir. Namun, dia tidak canggung saat bercanda dengan pemain lokal.

Khusus Caio, dia tidak bisa berbahasa Inggris. Tapi bek 25 tahun ini masih bisa berkomunikasi dengan pemain lokal. Terkadang dia minta bantuan pelatih kiper Felipe Americo untuk menerjemahkan. Kadang dia juga berkomunikasi dengan bahasa bola disertai gerakan tubuh.

Sementara Bruno lebih mudah berkomunikasi. Gelandang berusia 28 tahun ini menguasai bahasa Inggris. Tak jarang dia bercanda dengan pemain lain disela-sela latihan. Saat liburan sekarang, dia sempat mengajak official tim untuk menemaninya pergi ke pantai di Kabupaten Malang. 

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Video Populer

Foto Populer