Sukses


Serunya Duo Persija Piknik Sampai ke Puncak Monas

Bola.com, Jakarta - Vakumnya kompetisi Shopee Liga 1 2020 memaksa seluruh tim meliburkan skuadnya. Tak terkecuali Persija Jakarta. Namun masih ada aktivitas positif lain yang dapat dilakukan oleh para pemain.

Winger andalan Riko Simanjuntak dan pemain baru Osvaldo Haay, berlibur ke Museum Nasional (Monas), Jakarta. Bagi publik Persija Jakarta, tugu Monas tentunya tidak asing lagi lantaran ada di dalam lambang tim berjulukan Macan Kemayoran itu.

Monas sendiri adalah bangunan cagar budaya dan bersejarah bagi bangsa Indonesia. Dibangun pada 17 Agustus 1961 saat pemerintahan Presiden Soekarno dan diresmikan pada tahun 1975.

Bangunan menjulang setinggi 132 meter, serta ujung paling atas adalah lidah api berlapis emas 24 karet dengan berat 50 kilogram. Adapun ruangan paling bawah berisi diorama mengenai proses panjang bangsa Indonesia.

Keduanya pun dipandu oleh eks ketum Jakmania, Ferry Indrasjarief melihat keindahan Jakarta dari atas Monas. Aksi mereka diunggah dalam tayangan YouTube Persija TV baru-baru ini. Terutama menjadi pengalaman berharga baik bagi Riko dan Osvaldo Haay.

"Pernah sih main ke Monas sudah empat kali kayaknya, tapi baru sampai seperempat, belum sampai ke puncak. Takut dimarahi petugas dikira maling emasnya," kata Riko Simanjuntak kepada Ferry Indrasjarief dengan nada bercanda memulai aksinya main ke Monas.

2 dari 3 halaman

Sejarah

Osvaldo Haay datang dan mengaku juga sudah tiga kali berkunjung ke Monas. Waktu kecil dia juga sudah pernah berkunjung ke Monas. Ketiganya pun didampingi oleh seorang pemandu wisata Monas, bercerita tentang seluk beluk dan bangunan fisik dari Monas.

Kedua penggawa Macan Kemayoran melihat padatnya Jakarta dari ketinggian. Sejumlah gedung bersejarah di sekeliling Monas terlihat jelas. Osvaldo bertanya tentang bagaimana cara membersihkan lidah api emas di puncak Monas.

Dijawab oleh sang guide bahwa Monas sudah tiga kali mengalami pembersihan yakni di tahun 1991, 2011, dan 2017. Tentunya petugas adalah tim ahli hingga bergelantungan dengan peralatan khusus dari Jerman.

Giliran Riko bertanya adanya berita rencana pencurian emas di Monas. Guide menjelaskan bahwa itu pernah terjadi di tahun 1978, namun hanyalah untuk sebuah syuting film, bukan kejadian sebenarnya, yaitu film bandit-bandit intenasional, dengan cerita ada kelompok perampok yang ingin mencuri emas di puncak Monas.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Video Populer

Foto Populer