Sukses


Jacksen Tiago Bangga Melihat Gelora 10 November yang Baru

Bola.com, Surabaya - Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen Tiago, ikut mencoba lapangan baru di Stadion Gelora 10 November, Surabaya. Stadion yang terletak di Kecamatan Tambaksari itu telah rampung direnovasi dan dibuka dengan laga uji coba Persebaya All Star, Sabtu (19/12/2020).

Pelatih berpaspor Brasil itu memiliki banyak sekali kenangan dengan Stadion Tambaksari. Dia pernah merasakan menjadi striker andalan Persebaya di stadion itu saat menjuarai Liga Indonesia 1996/1997.

Jacksen Tiago juga mempersembahkan trofi juara semasa menjadi pelatih Bajul Ijo di Divisi Utama 2004. Stadion Gelora 10 November menjadi perjuangan Persebaya saat mengunci gelar juara dengan menumbangkan Persija Jakarta 2-1 pada 23 Desember 2004.

"Sebuah kebanggaan lapangan ini bisa eksis kembali. Saya lihat animo di Surabaya sedikit menurun, lebih besar animo orang Sidoarjo atau Lamongan. Semoga animo sepak bola Surabaya bisa bangkit kembali dengan hal ini,” ucap Jacksen.

Stadion Gelora 10 November sendiri memang tidak lagi digunakan untuk menggelar pertandingan resmi. Selama beberapa tahun terakhir, stadion yang berdiri pada 1954 itu hanya digunakan sebagai tempat berlatih atau pembinaan kompetisi internal Persebaya.

Sesuai rencana, stadion yang terletak di jantung kota itu bakal menjadi tempat latihan untuk Piala Dunia U-20 2021. Lokasinya kurang tepat untuk menggelar pertandingan resmi karena berpotensi melahirkan kemacetan lalu lintas.

 

 

 

 

2 dari 3 halaman

Perbedaan Stadion Gelora 10 November dengan GBT

Persebaya sendiri telah berkandang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) yang terletak di kawasan Surabaya Barat sejak 2017. Secara lokasi dan fasilitas, Stadion GBT tentu lebih memenuhi persyaratan untuk menggelar laga resmi.

Jacksen Tiago bisa merasakan perbedaan antara dua stadion di Surabaya tersebut. Dia pernah datang ke Stadion GBT dengan status tim tamu saat menangani Barito Putera dan Persipura Jayapura.

"Tambaksari (Gelora 10 November) sebenarnya strategis. Kalau sekarang ke GBT pasti sepi, cari tempat parkir susah. Atmosfernya juga berbeda, karena lingkungan sekitar begitu. Keduanya stadion ini berbeda,” imbuh Jacksen.

"Sekarang sudah ada GBT, rugi kalau pertandingannya di sini (Gelora 10 November). Kalau untuk latihan bagus. Meski ini (Gelora 10 November) punya sejarah luar biasa, tapi mungkin sulit menampung Bonek dengan jumlah banyak. Agak berat,” tutur pelatih berusia 51 tahun itu.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Kami:

Ketum PSSI Apresiasi Piala Menpora dan Berharap Liga 1 Bergulir Juli Tahun Ini

Video Populer

Foto Populer