Sukses


Stefano Cugurra Teco Kenang Momen Paling Berkesan yang Membuatnya Suka Atmosfer Sepak Bola Indonesia

Bola.com, Jakarta - Stefano Cugurra Teco bisa dibilang salah satu pelatih asing paling sukses di sepak bola Indonesia saat ini. Cukup melihat fakta ia bisa membawa Persija Jakarta juara Liga 1 2018 dan kemudian Bali United di Liga 1 2019.

Namun jauh sebelum itu, tahukah Anda jika Stefano Cugurra Teco mengawali karier kepelatihan di Indonesia pada tahun 2004. Kala itu ia menjadi pelatih fisik dan kemudian asisten pelatih tim Persebaya.

Dan pada momen bersama Persebaya inilah, Stefano Cugurra Teco langsung menyukai atmofser sepak bola Indonesia. Pertama kali datang ke Indonesia saya baru selesai kontrak di Singapura," kata Teco pada wawancara bersama channel Youtube Bali United.

"Waktu saya datang, kita punya Piala Bang Yos di Jakarta. Persebaya ada di final lawan Persija di Gelora Bung Karno. Saya lihat ada dua suporter, hijau Bonek. Lalu Persija ada Jakmania dengan oranye."

"Stadion sangat penuh saat itu. Sementara saya datang dari Singapura di mana pertandingan sepak bola tidak dilihat banyak penonton. Stadion juga lebih kecil. Saya langsung berpikir atmosfer pertandingan sepak bola di Indonesia begitu bagus," lanjutnya.

Stefano Cugurra Teco pun menceritakan sempat menjalani proses adaptasi sulit di Indonesia. Dia bahkan menyebut adaptasi di Indonesia lebih rumit ketimbang Singapura.

Adalah faktor bahasa. "Tidak terlalu mudah (adaptasi di Indonesia). Kalau Singapura negara kecil, pulau kecil. Orang-orang di sana berbicara bahasa Inggris, jadi saya lebih mudah adaptasi," cerita Teco.

"Saat pertama datang ke Indonesia tidak banyak orang bisa bahasa Inggris di Persebaya. Saya akhirnya belajar bahasa Indonesia, agar komunikasi lebih bagus."

"Saat itu ada beberapa pemain bisa bahasa Italia. Ada satu pemain asal Brasil yang sangat bantu saya bisa bahasa Indonesia," tambahnya.

2 dari 3 halaman

Perpanjang Kontrak di Bali United

Usai pengalaman bersama Persebaya kala itu, Stefano Cugurra Teco justru menjadi pelatih di tim Liga Italia. Sebut saja Chiangrai United, Phuket, Osotspa Samut Prakan sampai Royal Thai Navy.

Baru pada 2017, ia kembali ke Indonesia untuk melatih Persija. Dan mulai 2019, ia hengkang ke Bali United. Kini ia telah memastikan memperpanjang kontrak bersama Bali United untuk tahun 2021.

"Tahun pertama 2019, kita bisa juara (Liga 1). Lalu 2020 tidak bisa apa-apa semua kompetisi terhenti. Kita sudah kehilangan setahun," Teco menerangkan.

"Harapan saya, tahun 2021 lebih bagus dari 2020. Bali United bisa prestasi lagi. Meskipun kita sudah juara Liga 1, pasti kita mau lebih. Seperti punya prestasi level internasional. Tapi tentu saja tetap kerja keras di Liga 1," tambahnya.

 

Sumber: Channel Youtube Bali United

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Kami:

Video Populer

Foto Populer