Sukses


PSIS Berduka, Mantan Pelatihnya Tutup Usia

Bola.com, Semarang - Jajaran klub PSIS Semarang berdukacita setelah mendapatkan kabar meninggalnya mantan pelatih Laskar Mahesa Jenar, Cornelis Soetadi. Pelatih kawakan asal Semarang itu menghembuskan napas terakhirnya Jumat (22/1/2021).

Cornelis Soetadi meninggap pada usia 78 tahun. Ia tercatat cukup lama mengabdi untuk PSIS Semarang. Ia cukup lengkap menjadi bagian PSIS, karena tak hanya menjadi pemain, ia juga menjadi pelatih.

Cornelis menjadi pelatih kepala tim Mahesa Jenar pada 1985, hingga berkolaborasi dengan Sartono Anwar dengan menjadi asistennya. Gelar juara kompetisi Perserikatan 1987 dipersembahkannya untuk PSIS.

Kiprah dan kesuksesan Cornelis Soetadi berlanjut pada tahun keemasan PSIS, musim 1999. Ia mendampingi Edi Paryono dan membawa PSIS menjuarai Liga Indonesia di Manado.

Kemudian di Liga Indonesia pada 2004, ia dipercaya membesut tim utama PSIS Semarang. Sayangnya, kiprahnya membawa PSIS kurang mulus dan digantikan oleh Herry Kiswanto.

2 dari 3 halaman

Merasa Kehilangan

CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, mewakili seluruh elemen di tim menyampaikan rasa belasungkawa. Ia menyebut Soetadi banyak berjasa bagi PSIS, baik di level junior hingga senior.

Pada awal mengurus PSIS, Yoyok juga tercatat pernah bekerjasama dengan Soetadi pada 2004. Kala itu, Yoyok masih menjabat sebagai manajer tim, sementara Soetadi berstatus sebagai pelatih.

"Atas nama keluarga besar PSIS Semarang, kami merasa kehilangan sosok pemain dan pelatih legendaris. Beliau banyak berjasa bagi PSIS, baik di tingkat senior maupun junior," ujar Yoyok Sukawi.

3 dari 3 halaman

Video

Video Populer

Foto Populer