Sukses


Ramai-ramai Pemain Turun Kasta ke Liga 2: Rezeki Nomplok dan Asa Kembali ke Liga 1

Bola.com, Jakarta - Satu per satu pemain Liga 1 turun kasta ke Liga 2. Buat mereka, kompetisi kasta kedua Liga Indonesia itu lebih menjanjikan.

Fenomena pengusaha hingga artis yang mengakuisisi klub-klub Liga 2 membuat pamor kompetisi ini meledak. Untuk sebagian kalangan, Liga 2 menjanjikan persaingan yang lebih seru ketimbang Liga 1.

Manuver dari anak bontot Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep terhadap Persis Solo, membuka jalan bagi para investor lain untuk menghambur-hamburkan uangnya di klub Liga 2.

Selebritis tajir, Raffi Ahmad berkolaborasi dengan pengusaha muda, Rudy Salim membeli RANS Cilegon FC. YouTuber Atta Halilintar berduet dengan pengusaha handphone, Putra Siregar mencaplok AHHA PS Pati FC.

Dari tiga tim dengan dana segar tersebut, dua di antaranya berani menargetkan promosi ke Liga 1 musim depan: Persis Solo dan AHHA PS Pati FC.

Target promosi tidak bisa dicapai hanya dengan semangat belaka. Perlu modal kuat, terutama pemain berkualitas untuk mewujudkan ambisi itu. Iming-iming gaji lebih besar dari pasaran Liga 1 membuat para pemain tergoda.

PSSI tetap mempertahankan tiga slot klub Liga 2 yang akan promosi ke Liga 1 musim depan. Persis Solo tentu menjadi kandidat paling kuat merujuk dari gebrakannya selama ini.

2 dari 5 halaman

Persis Solo Paling Serius

Persis Solo menjadi kontestan paling serius membangun tim untuk Liga 2. Tidak tanggung-tanggung, tim berjulukan Laskar Sambernyawa itu sedikitnya membajak 17 pemain berlabel Liga 1.

Nama-nama seperti Alberto Goncalves, Miftahul Hamdi, Sandi Sute, Heri Susanto, hingga Eky Taufik berhasil dirayu untuk turun kasta ke Liga 2. Terbaru, Abduh Lestaluhu sukses dipulangkan ke bumi Laskar Sambernyawa.

Dalam setiap kesempatan, Direktur Utama Persis Solo, sering menggaungkan target "Liga 1 harga mati" untuk timnya, dan dibuktikan dengan keseriusannya memboyong beberapa pemain berkualitas dari Liga 1.

Kiper

  • 1. Wahyu Tri Nugroho (Bhayangkara Solo FC)

Belakang

  • 2. Agus Nova (Bali United)
  • 3. Ganjar Mukti (Persiraja Banda Aceh)
  • 4. Abduh Lestaluhu (Persikabo 1973)
  • 5. Zikri Akbar (Persita Tangerang)
  • 6. Eky Taufik (Persela Lamongan)
  • 7. Sandi Sute (Persija Jakarta)
  • 8. Delvin Rubino (Barito Putera)
  • 9. Fery Komul (Persiraja Banda Aceh)
  • 10. Arapenta Poerba (Bali United)
  • 11. Heri Susanto (Persija Jakarta)
  • 12. Rivaldo Bawuo (Madura United)
  • 13. Miftahul Hamdi (Persiraja Banda Aceh)
  • 14. Irfan Jauhari (Bali United)
  • 15. Marinus Wanewar (Persipura Jayapura)
  • 16. Assanur Rijal (Persiraja Banda Aceh)
  • 17. Alberto Goncalves (Madua United)
3 dari 5 halaman

AHHA PS Pati FC Mengintip, RANS Cilegon FC Nanti Dulu

Baru juga meluncurkan nama dan logo baru, AHHA PS Pati FC telah menggebrak lantai bursa. Tim dengan sebutan lain Jawa Army itu mengontrak sejumlah pemain dari Liga 1.

Tidak hanya berstatus Liga 1, AHHA PS Pati FC juga berhasil mendaratkan pemain berlabel Timnas Indonesia, Nurhidayat Haris.

Bek berusia 22 tahun tersebut sempat dipanggil ke Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia sebelum dipulangkan karena indisipliner.

"Bedanya Liga 1 dan Liga 2 itu, apa sih? Sama saja kalau menurut saya," tutur Nurhidayat ketika disinggung mengenai anggapan turun kasta bermain di Liga 2.

Belakang

  • 1. Nurhidayat Haris (PSM Makassar)
  • 2. Yudha Febrian (Barito Putera)

Tengah

  • 3. Zulham Zamrun (PSM Makassar)

RANS Cilegon FC lebih dulu menampung para pemain dari Liga 1. Cuma, rata-rata pemainnya telah gaek dan berstatus pelapis di klub lamanya.

RANS Cilegon FC juga menargetkan untuk promosi ke Liga 1, namun melihat komposisi pemain saat ini, rasanya berat bagi Hamka Hamzah dkk bersaing dengan tim-tim baru lainnya dan klub tradisional.

"Ini merupakan bentuk komitmen kami demi membangkitkan pemain-pemain baru dan menghasilkan bintang sepak bola di Indonesia. Target kami bisa menghasilkan yang terbaik. Insyaallah kami bisa naik ke Liga 1," imbuh Raffi Ahmad, tanpa menyebut kapan RANS Cilegon FC harus promosi ke Liga 1.

Belakang

  • 1. Hamka Hamzah (Persita Tangerang)
  • 2. Makarius Suruan (Borneo FC)
  • 3. Kurniawan Karman (Barito Putera)
  • 4. Miftahl Ikhsan (Borneo FC)

Tengah

  • 5. Ilhamsyah (Borneo FC)
  • 6. Rival Lastori (Borneo FC)

Depan

  • 7. Patrich Wanggai (PSM Makassar)
4 dari 5 halaman

Bisa Kembali ke Liga 1?

Merujuk dari paparan kompetisi, Liga 2 musim ini akan digelar pada Juli-Desember 2021 dengan format semi bubble.

Sebanyak 24 klub akan dibagi ke empat grup dengan susunan babak penyisihan, babak delapan besar, semifinal, dan final.

Babak penyisihan bakal digelar pada Juli-September 2021, dengan babak delapan besar dan semifinal berlangsung pada Oktober-November 2021.

Sementara babak final, akan bergulir pada Desember 2021. Ketika Liga 2 rampung, Liga 1 baru memulai putaran kedua.

Sesuai draf jadwal, putaran Liga 1, yang menganut format series, akan tuntas pada 31 Oktober 2021. Dengan estimasi istirahat selama dua pekan, Liga 1 bakal kembali dimulai pada pertengahan November 2021.

Sampai saat ini, PT Liga Indonesia Baru (LIB) belum mengumumkan kapan bursa transfer paruh kedua Liga 1 dibuka.

Jika bursa transfer putaran kedua Liga 1 digelar hingga Desember 2021, masih ada kemungkinan untuk para pemain Liga 2 bergabung dengan klub-klub Liga 1 setelah Liga 2 tuntas.

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Video Populer

Foto Populer