Sukses


4 Pemain PSIS yang Bisa Mengancam Bhayangkara FC di BRI Liga 1: Saatnya Pembuktian!

Bola.com, Sleman - PSIS Semarang menghadapi Bhayangkara FC pada lanjutan BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (26/11/2021) malam WIB.

Ini bisa menjadi momentum yang bagus bagi Jika menang pada laga itu. Mahesa Jenar bisa naik ke posisi tiga klasemen sementara.

Diketahui, PSIS kini memiliki 32 poin setelah menjalani 13 pertandingan di BRI Liga 1. Jarak mereka dengan Arema FC yang ada di posisi ketiga hanya tiga poin saja.

PSIS Semarang belakangan kembali menuai hasil lumayan bagus. Dalam dua laga terakhir, Mahesa Jenar tak terkalahkan. Mereka bermain imbang 2-2 melawan Persikabo 1973 dan menang 1-0 atas PSM Makassar.

Bhayangkara FC patut mewaspadai kebangkitan dan potensi yang dimiliki PSIS. Apalagi menurut catatan Bola.com, setidaknya ada empat pemain PSIS Semarang yang bisa menjadi mimpi buruk Bhayangkara.

Siapa saja mereka? Yuk scoll ke bawah untuk mengetahuinya:

2 dari 5 halaman

Kartika Vedhayanto Putra

Vedha, begitu ia biasa disapa bukanlah pilihan utama bagi Imran Nahumarury di PSIS Semarang musim ini. Namun, pemain berusia 19 tahun ini punya peluang untuk dimainkan saat melawan Bhayangkara FC.

Sebab, bek sayap andalan PSIS, Fredyan Wahyu diketahui mengalami cedera. Kendati masih muda, Vedha sangat bisa diandalkan.

Apalagi ia sudah membuktikan bahwa ia siap mengemban tugas yang lebih besar di lini belakang PSIS. Di laga melawan PSM Makassar, Vedha mampu tampil apik nyaris di sepanjang laga.

Ia mampu menahan gempuran para pemain PSM. Ia juga sesekali mampu membantu serangan dengan kecepatan dan umpan silangnya yang akurat.

3 dari 5 halaman

Wahyu Prasetyo

Lini belakang PSIS Semarang adalah satu di antara yang terbaik di BRI Liga 1 musim ini. Dari 13 laga, gawang Mahesa Jenar baru kebobolan sembilan kali.

Hanya Persib Bandung yang punya catatan lebih baik dari PSIS di BRI Liga 1 musim ini. Maung Bandung (julukan Persib Bandung) diketahui baru kebobolan delapan kali dari 13 laga.

Salah satu alasan kokohnya lini pertahanan PSIS adalah adanya sosok Wahyu Prasetyo di sana. Bek bernomor punggung 5 ini mampu menjadi rekan duet yang klop untuk bek senior, Wallace Costa.

Peran Wahyu juga seperti tak tergantikan di lini belakang PSIS. Dari 13 laga yang sudah dijalani PSIS, tak sekalipun Wahyu dipinggirkan, alias ia selalu dimainkan.

4 dari 5 halaman

Fandi Eko Utomo

PSIS Semarang memang sangat mengandalkan gelandang asing, Jonathan Cantillana. Namun, peran Cantillana tak akan maksimal jika tak ada dukungan dari pemain lain.

Satu gelandang yang punya peran tak kalah penting adalah Fandi Eko Utomo. Di usianya yang sudah menginjak angka 30 tahun, Fandi terlihat kian matang.

Fandi punya ketenangan dalam mengontrol permainan dan melakukan distribusi bola. Selain itu, kakak dari gelandang Bhayangkara FC, Wahyu Subo Seto ini juga tak jarang bisa memecah kebuntuan.

Fandi kerap mencetak gol lewat tendangan jarak jauh. Ia juga bisa muncul dan berada di posisi yang tepat untuk menceploskan bola ke dalam gawang lawan.

5 dari 5 halaman

Bruno Silva

Menjalani musim keempat di PSIS Semarang, Bruno Silva mengalami performa yang naik turun. Namun, di laga melawan PSM Makassar yang lalu, penyerang asal Brasil ini tampak mulai kembali menemukan sentuhannya.

Di laga itu Bruno mencetak satu gol. Jika dua tendangan bebasnya tak membentur mistar gawang PSM, Bruno bisa mencetak hattrick di laga itu.

Melakukan pelanggaran di dekat area kotak penalti akan jadi kesalahan bodoh jika dilakukan oleh Bhayangkara FC. Jika itu terjadi, Bruno bisa dengan mudah menghukum mereka.

Bruno Silva sudah tampil di sembilan laga bersama PSIS Semarang di BRI Liga 1 musim ini. Pemain berusia 30 tahun itu sudah mengemas tiga gol.

Half Time Show: Timnas Indonesia Itu Oke, Tapi...

Video Populer

Foto Populer