Sukses


BRI Liga 1: 3 Kekurangan Persija di Mata Thomas Doll Saat Ini

Bola.com, Bogor - Persija Jakarta rasanya patut bersyukur tidak kalah dari Persikabo 1973 dalam pekan keempat BRI Liga 1 2022/2023. Pasalnya, tim berjuluk Macan Kemayoran itu terus mendapatkan tekanan dari tuan rumah.

Persija Jakarta mampu mengimbangi Persikabo 1973 1-1 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (14/8/2022).

Macan Kemayoran sebenarnya unggul lebih dulu melalui Michael Krmencik pada menit ke-42, namun gol bunuh diri Ondrej Kudela empat menit berselang membuyarkan kemenangan tim ibu kota.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) mencatat bahwa Persikabo 1973 membukukan penguasaan bola 57 persen, 399 umpan sukses, dan lima tendangan sudut.

Persija Jakarta kalah dalam tiga statistik itu dari tuan rumah.

2 dari 6 halaman

Persija Buat Kesalahan

Macan Kemayoran semestinya merasa beruntung dapat merebut sebiji poin dari kandang lawan mengingat Persikabo 1973 selalu menang dalam tiga partai awal BRI Liga 1.

"Saya pikir, kami memulai permainan dengan baik. Kami mempunyai kontrol dalam permainan. Kami mencetak gol," ujar pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll.

"Di menit-menit akhir sebelum turun minum, lawan mendapatkan tendangan sudut lalu kami kebobolan. Ini tidak perlu. Sebab dalam situasi seperti itu, kami harus pintar."

"Ini hanya dua menit sebelum babak pertama berakhir. Kami seharusnya menahan bola lebih lama. Kami mesti menjauhkan bola dari gawang kami," tutur Thomas Doll.

3 dari 6 halaman

Sering Kehilangan Bola dengan Mudah

Thomas Doll menganggap bahwa Persija bermain tidak menggigit pada paruh kedua. Dia menilai para pemain kerap kehilangan bola dengan muda. Persija jelas disebutnya beruntung karena tidak kebobolan untuk kali kedua.

"Di babak kedua, semua orang bisa melihat sepak bola yang mengecewakan. Kami sering kehilangan bola dengan mudah. Jadi, kami senang kami tidak kebobolan lagi," terang Thomas Doll.

"Persikabo 1973 memiliki dua hingga tiga peluang emas. Saat ini, kami tidak bermain bagus. Kami punya banyak masalah dalam bertahan dan menyerang," paparnya.

4 dari 6 halaman

Bagaimana Mau Menang dengan Permainan Seperti Ini?

Dengan cara bermain seperti ini, Thomas Doll pesimistis Persija bisa meraih kemenangan. Namun, arsitek asal Jerman itu mencoba untuk berpikir jernih. Dia tetap yakin Macan Kemayoran dapat terus berprogres.

"Saat ini, tidak cukup untuk memenangkan pertandingan. Pada akhirnya, kami bisa bahagia karena lawan sedang bermain dengan nyaman," jelas Thomas Doll.

"Saya tidak senang dengan permainan di babak kedua. Namun, kami harus selalu berpikir positif dan melihat ke depan. Tapi setelah babak kedua, sungguh, saya benar-benar sudah cukup dengan sepak bola pada hari ini," katanya.

5 dari 6 halaman

Badai Cedera

Badai cedera dan sakit bikin Persija tidak pernah full team. Macan Kemayoran bahkan harus kehilangan Osvaldo Haay hingga beberapa bulan ke depan.

Persija baru saja kembali diperkuat Michael Krmencik yang sembuh dari sakit. Namun, Macan Kemayoran terpaksa kehilangan Hansamu Yama, Ryuji Utomo, dan Resky Fandi ketika melawan Persikabo 1973.

"Kami punya banyak pemain yang absen. Minggu lalu, Michael Krmencik dirawat di rumah sakit. Sekarang Resky Fandi yang di rumah sakit," ujar Thomas Doll.

"Ryuji dan Hansamu juga tidak bisa bermain. Anda pikir ketika mereka kembali, mereka akan langsung 100 persen? Mereka bukan mesin, bukan robot. Mereka butuh berlatih, mereka butuh penyesuaian."

"Kami berlatih di bawah suhu 35-40 derajat celcius. Mereka membutuhkan waktu. Itu sebabnya, kami juga perlu lebih banyak waktu untuk membuat semua pemain dalam kondisi terbaik. Saat ini sangat sulit," imbuh pria berusia 56 tahun itu.

Akibat kompleksitas ini, Persija baru bisa memetik sekali kemenangan, dua kali seri, dan sekali kalah untuk meraup lima poin dan berkutat di peringkat ke-10 klasemen sementara BRI Liga 1.

6 dari 6 halaman

Posisi Persija di BRI Liga 1

Video Populer

Foto Populer