Sukses


Manchester United Kutuk Oknum Suporter yang Mengejek Paul Pogba

Bola.com, Jakarta - Manchester United akan melakukan tindakan tegas kepada suporter yang terbuktik melayangkan ejekan rasialisme kepada Paul Pogba. Manchester United menyatakan tidak ada tempat untuk diskriminasi di klub tersebut.

Paul Pogba menjadi target ejekan setelah ia gagal mencetak gol melalui tendangan penalti. Kegagalan tersebut membuat Manchester United hanya mengakhiri laga melawan Wolverhampton dengan skor 1-1.

Manchester United membuat pernyataan tegas mengenai kondisi tersebut.

"Semua bagian dari Manchester United merasa terhina dengan ejekan rasialisme yang ditujukan kepada Paul Pogba. Kami benar-benar mengutuk hal tersebut," tulis pernyataan resmi klub.

"Mereka yang mengaku suporter Manchester United, namun memiliki pemikiran seperti, tidak memiliki tempat di klub ini. Mereka tidak mewakili visi dan semangat dari klub ini."

"Satu hal yang membuat kami cukup gembira adalah masih banyak suporter yang ikut mengutuk ejekan tersebut."

"Manchester United tidak memiliki toleransi terhadap apa pun bentuk rasialisme atau diskriminasi. Kami memiliki kampanye untuk membuang rasialisme dari sepak bola," tulis pernyataan tersebut.

Lebih lanjut, Manchester United akan melakukan investigasi agar bisa mengidentifikasi oknum suporter yang melakukan ejekan tersebut. Manchester United bisa memberi hukuman yang berat, termasuk melarang suporter tersebut untuk menonton di stadion.

2 dari 2 halaman

Tuntutan untuk Penyedia Layanan Media Sosial

Manchester United juga meminta kepada perusahaan penyedia layanan media sosial untuk lebih aktif dalam meredam konten yang berbau rasialisme. Peran aktif dari perusahaan tersebut bisa membuat keadaan lebih kondusif, baik di dunia maya dan dunia nyata.

"Kami meminta kepada penyedia layanan media sosial untuk lebih aktif dalam membatasi materi yang berbau rasialisme dan diskriminasi. Hal tersebut seharusnya tidak memiliki tempat di mana pun. Ini adalah bagian dari tanggung jawab mereka," tulis Manchester United.

Sebelumnya, pemain Chelsea, Tammy Abraham, juga menjadi korban dari ejekan rasialisme. Hal itu terjadi setelah Abraham gagal mengeksekusi penalti pada laga Piala Super Eropa.

Sumber: Manchester United

Video Populer

Foto Populer