Sukses


Bryan Robson Pernah Terapkan Cara Unik Bangkitkan Manchester United, Paul Pogba Cs Perlu Menirunya

Bola.com, Manchester - Manchester United pernah mengalami keterpurukan pada awal musim pada kompetisi 1989-1990. Kapten Manchester United saat itu, Bryan Robson, melakukan cara unik untuk membantu tim lepas dari keterpurukan dan akhirnya berhasil. 

Sama seperti yang dialami musim ini, Manchester United saat itu sedang terpuruk, hanya mendulang delapan poin dari delapan laga. Torehan MU saat itu hanya kalah satu poin dibanding tim besutan Ole Gunnar Solskjaer. Marcus Rashford dan kawan-kawan hanya mengantongi sembilan poin dari delapan laga. Start yang sangat buruk untuk klub sekelas Setan Merah. 

Apa cara yang ditempuh Bryan Robson saat itu? Pria yang akrab disapa Robbo tersebut ternyata malah membawa seluruh pemain MU ke pub. Tak ada yang boleh absen. 

"Pada saat itu, manajer perlu pemain senior untuk membantunya. Sesuatu harus dilakukan, oleh kami para pemain, bukan manajer," kata Viv Anderson, bek MU saat itu, seperti dilansir The Sun, Kamis (17/10/2019).

"Jadi Robbo sebagai kapten dan para pemain senior menyadari harus beraksi. Robbo, saya, Steve Bruce bilang kepada para pemain lain, 'Dengar, penampilan kita tak bisa diterima. Ini Manchester United. Kita harus berbenah'. Jadi perintahnya adalah kami semua keluar bersama dan pergi ke pub di tengah kota." 

"Kami merampungkan latihan, dan pergi ke sana. Kami berada di sana selama mungkin untuk merampungkan masalah," imbuh Viv Anderson.  

Pada musim panas tahun itu, pelatih MU Sir Alex Ferguson, merekrut tiga pemain, yaitu Mike Phelan, Neil Webb, dan Gary Pallister.  Nama yang terakhir tak cepat beradaptasi sehingga menjadi salah satu titik kelemahan MU. 

"Pally (panggilan Palister) duduk di antara saya dan Robbo ketika kami membicarakan performanya. Dia bilang 'saya tak setuju, saya tak setuju!'. Tapi kami bilang kepadanya, kamu tak peduli dia setuju atau tidak. Dia masih muda, masih belajar, masih mencari pijakan di United, tak pedulu berapa pun nilai transfernya," kenang Anderson. 

"Dia mungkin tak menikmati pengalaman itu, tapi dia bukan satu-satunya yang mendapat kritikan hari itu. Faktanya, kami semua harus interospeksi diri karena kami salah sejak awal. Tapi, itu hal bagus, karena menunjukkan pemain peduli. Saya berharap pemain di tim Manchester United yang sekarang melakukannya," imbuh Anderson. 

 

 

2 dari 3 halaman

Meraih Piala FA

Bryan Robson juga mendukung ide pertemuan pemain untuk menjadi solusi masalah yang dihadapi Manchester United

"Saya selalu berpikir pertemuan pemain adalah ide bagus. Ok, saat ini semuanya berbeda, Anda tak akan melihat satu tim pergi ke pub atau sejenisnya. Tapi, bukan berarti pemain tak bisa bersama-sama, berusaha merampungkan masalah," urai Robson. 

"Saya ingat pertemuan pemain yang kami lakukan dulu. Saya ingat bagaimana kami berbicara, tak ada batas. Setiap orang tahu kami saling mendukung."

"Semua tak  lantas menjadi bagus dalam sekejap. Tapi, kami menjadi lebih baik dan memenangi Piala FA pada musim itu," imbuh Robson.

Manchester United akan menghadapi ujian berat pada pekan kesembilan Premier League. Setan Merah akan menjamu pemuncak klasemen sementara, Liverpool, di Old Trafford, Minggu (20/10/2019).  

3 dari 3 halaman

Statistik Manchester United 2019-2020

Gol

- Daniel James 3

- Marcus Rashford 3

- Anthony Martial 2

Assists

- Paul Pogba 2

- Marcus Rashford 2

- Scott Mctominay 1

- Anders Pereira 1

- Anthony Martial 1

Tekel Berhasil

- Aaron Wan-Bissaka 21

- Scott McTominay 7

- Daniel James 6

 

Serunya Mengoleksi Kartu Bola Manchester United, Edisi David Beckham Sulit Didapat

Video Populer

Foto Populer