Sukses


Liverpool Siapkan Mental Pemain jika Premier League Ditiadakan dan Gelar di Depan Mata Sirna

Bola.com, Jakarta - Premier League 2019-2020 ditunda hingga 30 April 2020 karena pandemi virus Corona. Penundaan ini membuat beberapa pemain Liverpool khawatir tak dapat menjuarai Liga.

Padahal, Liverpool hanya perlu dua kemenangan lagi untuk mengunci gelar. Mereka sangat mendominasi musim, dengan membuat jarak 25 poin dari Manchester City, yang ada di posisi kedua.

Dengan pandemi virus Corona yang belum mereda, Liverpool memulai memikirkan rencana menghadapi skenaria terburuk, yakni jika Liga dihentikan.

Kondisi itu diprediksi membuat skuat Liverpool terguncang.

Manajemen The Reds pun memberikan pendampingan mental bagi para pemain dengan mengundang psikolog olahraga, Lee Richardson.

Para pemain mendapat nasihat terkait pengendalian diri melalui teknik pernapasan dan cara menggunakan media sosial.

Pasalnya, gelar Premier League cukup spesial bagi Liverpool. The Reds belum menjuarai liga teratas Inggris sejak berganti format Premier League pada 1992-1993.

Terakhir kali Liverpool menjuarai liga tertinggi di Inggris adalah 1989-1990. Itu berarti sudah 30 tahun The Reds puasa gelar.

2 dari 2 halaman

Metode Penguatan Mental Pemain Liverpool

Selain berprofesi sebagai psikolog, Richardson adalah mantan pemain bola. Ia pernah membela Baclkburn dan Oldham. Ia juga sempat melatih Chesterfield dan Watford.

Richardon lalu menyarankan para pemain Liverpool "bernapas dengan perut mereka" jika stres, dengan penekanan pada diafragma.

Pemain Liverpool juga diberikan manajemen mengelola diri saat menjalani masa karantina mandiri. Hal itu cukup penting untuk membangun rutinitas harian dan menjauhkan dari kebosanan.

Jordan Henderson dkk. juga disarankan untuk menghindari berita dan media sosial jika memungkinan. Pasalnya, media sosial berisiko menimbulkan kekesalan jika ada unggahan yang sensitif.

Sumber: Give Me Sport

5 Pemain Premier League Bebas Transfer Musim Ini, Bek Liverpool Diantaranya

Video Populer

Foto Populer