Sukses


Ole Gunnar Solskjaer Disarankan untuk Tak Buru-Buru Mainkan Paul Pogba

Bola.com, Manchester - Paul Pogba telah pulih dari cedera dan berpeluang memperkuat Manchester United pada sisa musim ini. Namun, manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer disarankan untuk tak terburu-buru memainkan Pogba.

Ketika Premier League dilanjutkan nanti, besar kemungkinan Solskjaer menurunkan skuat terbaiknya plus Pogba. Bagaimanapun gelandang Timnas Prancis itu merupakan satu di antara pemain terbaik di Manchester United, yang sayangnya terlalu sering dikritik.

Duet Paul Pogba dengan Bruno Fernandes di lini tengah jelas membuat fans setia The Red Devils bersemangat. Paul Pogba diyakini bakal menjadi pasangan sempurna untuk Fernandes di MU.

Gagasan ini menarik, tetapi Solskjaer diminta berhati-hati karena Pogba sudah lama tidak bermain dan justru bisa merusak keharmonisan tim.

Peringatan untuk Solksjaer ini disampaikan oleh analis Premier League, Jermaine Jenas. Menurutnya, meski gagasan duet Pogba-Fernandes sangat menarik, Ole Gunnar Solskjaer harus berhati-hati sebelum memainkan Pogba di lini tengah yang sudah padu.

"Sekarang Pogba sudah fit dan siap bermain, Ole Gunnar Solskjaer harus menjaga keseimbangan tim. Jika Pogba fit dan Fernandes fit, idealnya Anda ingin keduanya main bareng. Namun, saya kira yang terbaik adalah memainkan Pogba secara bertahap," ungkap Jenas kepada Express Sport.

"Situasi Pogba harus diperhatikan. Solskjaer punya sejumlah superstar dan beberapa pemain tangguh yang siap melakukan segalanya untuk membela MU."

"Paul Pogba merupakan gelandang terbaik Manchester United, tetapi Ole berutang kepada gelandang-gelandang lainnya. Mereka layak jadi starter sampai tidak cukup bagus, barulah Pogba boleh bermain," imbuhnya.

 

2 dari 3 halaman

Menyelamatkan Solskjaer

Utang yang dimaksud Jenas adalah bagaimana gelandang-gelandang MU menyelamatkan Solskjaer dari ancaman pemecatan beberapa bulan lalu. Ketika MU main buruk dan nyaris kalah, para gelandang selalu tampil impresif dan memberikan yang terbaik.

"Ketika Solskjaer pada titik terlemahnya dan ketika MU di titik terlemah, ada gosip pemecatan pelatih. Saat itulah para gelandang MU bangkit dan memikul beban tim dalam pertandingan-pertandingan penting," lanjut Jenas.

"Mereka berusaha memastikan tim tetap memenangkan pertandingan dan meraih hasil penting. Jika keseimbangan itu diubah barang sedikit saja, masalah yang sama bakal terjadi lagi."

"Sayangnya, sehebat apa pun Paul Pogba, mungkin dia tidak cocok dengan etos kerja lini tengah itu," tandasnya.

Sumber: Express

Disadur dari: Bola.net (Penulis: Richard Andreas/Published: 11/06/2020)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Video Populer

Foto Populer