Sukses


Jurgen Klopp Marah-marah saat Wawancara Setelah Liverpool Dipermalukan Manchester City

Jakarta - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, murka saat sesi wawancara dengan Sky Sport setelah laga kontra Manchester City di Etihad Stadium, Jumat (3/7/2020) dini hari WIB. The Reds kalah telak 0-4 dari Manchester City pada laga itu. 

Datang dengan status sebagai juara, Liverpool tidak mampu berbuat banyak di markas City. Sebaliknya, pasukan Pep Guardiola yang kini berada di urutan kedua papan klasemen justru tampil kesetanan dan membombardir gawang tim tamu dengan tiga gol pada babak pertama.

Kevin De Bruyne mengawali pesta gol City lewat gol yang dicetak dari titik putih penalti pada menit ke-25.

Selanjutnya, Raheem Sterling berhasil menggandakannya pada menit ke-35. Philip Foden melengkapi derita Liverpool di masa injury time babak pertama.

Sementara pada babak kedua, City kembali memperlebar jarak lewat gol bunuh diri Alex Oxlade-Chamberlain pada menit ke-66. Hasil tersebut benar-benar di luar dugaan karena Liverpool sangat superior selama musim ini. 

 

2 dari 4 halaman

Bantah Tidak Fokus

Hasil ini memang tidak lagi berpengaruh bagi kedua tim. Liverpool sudah dipastikan tak terkejar lagi pada persaingan gelar musim ini. Meski demikian, Klopp tetap emosional saat semangat tempur pasukannya diragukan.

"Jika Anda ingin ceritamu ke arah di mana kami tidak fokus, lakukan saja," kata Klopp dalam wawancara dengan Sky Sports setelah pertandingan seperti dilansir dari Metro.

"Ini kali kedua (Anda menanyakan hal itu). Saya menyukai sikap para pemainku, saya sudah katakan itu. Saya pikir itu sudah jelas, dan Anda menanyakannya lagi," beber Klopp.

 

3 dari 4 halaman

Pertanyaan Berulang

Mantan pelatih Borussia Dortmund itu kesal karena Sky Sports kembali mempertanyakan soal konsentrasi para pemainnya yang tampak menurun usai merebut gelar juara Liga Inggris.

"Bukankah menyenangkan tim lain bisa menjadi juara ketika Manchester City bisa tampil sangat baik. City sangat luar biasa. Saya melihat musim mereka, mereka tidak memainkan permainan yang buruk," kata Klopp.

Klopp kembali menegaskan, meski sudah menyandang status juara, pertandingan melawan Manchester City tetap penting. Hanya saja, tuan rumah memang kali ini tampil lebih baik dari Mohamed Salah Cs.

"Pemikiran mereka lebih cepat dari kami. Kami terlalu kaku. Kami punya momen, punya peluang, tapi tidak dimanfaatkan. Hasil yang memang harus kami terima," bebernya.

Sumber: Mirror

Disadur dari: Liputan6.com (Penulis Marco Tampubolon, published: 3/7/2020)

4 dari 4 halaman

Saksikan Juga Video Menarik di Bawah Ini

10 Bek Termahal yang Pernah Dibeli Manchester City, Termasuk Nathan Ake

Video Populer

Foto Populer