Sukses


Manchester United Kesal dengan Arsenal, Mau Balas Dendam Tikung Transfer Philippe Coutinho?

Bola.com, Jakarta - Manchester United dikabarkan ingin membalas dendam kepada Arsenal karena kesal dengan kegagalan mendapatkan bek muda Lille, Gabriel Magalhaes. Sang pemain menolak tawaran Setan Merah dan memilih bergabung dengan The Gunners, yang transfernya segera diumumkan.

Magalhaes disebut sudah bertemu dengan sejumlah perwakilan klub top Eropa sebelum mengambil keputusan soal masa depannya. Kabarnya, Manchester United mengajukan tawaran kontrak yang lebih menggiurkan daripada tawaran Arsenal, tapi ternyata itu tidak cukup.

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, berhasil meyakinkan Magalhaes soal proyek yang akan dia dapatkan di Arsenal. Magalhaes diberi jaminan akan jadi pemain inti, hal yang tidak dia dapatkan jika bermain di MU.

Menurut Express Sport, Jumat (28/8/2020), kegagalan mendapatkan Magalhaes ini ternyata membuat MU ingin membalas dendam kepada Arsenal.

Arsenal dihubungkan dengan beberapa nama di bursa transfer musim panas ini, salah satunya dengan Philippe Coutinho, gelandang Barcelona.

Coutinho tak punya tempat di Camp Nou, dia harus pergi. Masalahnya, tidak banyak klub yang mampu dan mau mengambil risiko mendatangkan Coutinho. Arsenal berani karnea percaya Coutinho bisa diperbaiki.

The Gunners belum mengajukan tawaran, tapi sepertinya harus lebih cepat. Sport mengklaim Setan Merah mulai membuat pendekatan untuk gelandang 28 tahun tersebut.

Kehadiran Manchester United tentu membuat negosiasi lebih alot dan bisa mengacaukan rencana Arsenal. Beginilah cara balasa dendam Setan Merah, entah hanya gertakan atau benar-benar membutuhkan Coutinho.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 2 halaman

Nasib Coutinho Belum Diputuskan

Arsenal boleh berharap, tapi sebenarnya masa depan Coutinho belum diputuskan. Barca sedang sibuk dalam kisruh internal, bahkan ada isu kepergian Lionel Messi.

Coutinho diyakini akan terlebih dahulu bicara dengan bos baru Barca, Ronald Koeman, perihal masa depannya di Camp Nou. Dia harus mendapat kepastian perihal kesempatan bermain, jika tidak, Coutinho bakal mendesak kepergiannya.

Masa depan Coutinho ditentukan dengan penyelesaian konflilk Barca. Jika Messi jadi pergi, dan jika Luis Suarez ikut pergi, artinya Coutinho akan dipertahankan dan mendapat lebih banyak kesempatan.

Sumber: Express

Disadur dari: Bola.net (Penulis Richard Andreas, published 28/8/2020)

 

Video Populer

Foto Populer