Sukses


4 Bintang Liga Inggris yang Kudu Pindah Klub untuk Membuang Sial, Sekalian Pindah Kompetisi Lebih Baik

Bola.com, Jakarta - Pandemi virus corona sudah menimbulkan kerugian yang sangat besar bagi klub-klub sepak bola. Pertandingan yang digelar tanpa penonton membuat mereka kehilangan pemasukan dari penjualan tiket.

Dengan tersendatnya pendapatan, keuangan klub pun menjadi terganggu. Klub sepak bola sekarang harus melakukan efisiensi di bursa transfer. Klub-klub Premier League sekarang juga tidak berbeda. Mereka sepertinya tidak bisa belanja pemain secara besar-besaran lagi di musim panas ini.

Tidak hanya belanja, klub-klub Liga Inggris sebagian juga kesulitan menjual para pemainnya. Padahal, tenaga mereka sudah tidak dibutuhkan lagi di klub.

Banyak tim di Premier League memiliki pemain yang tidak bisa masuk ke tim utama. Mereka mungkin tertarik untuk pindah pada musim panas ini.

Berikut ini tiga bintang Liga Inggris yang harus pindah pada musim panas ini seperti dilansir Madaboutepl.

2 dari 6 halaman

Xherdan Shaqiri (Liverpool)

Shaqiri kesulitan masuk ke tim utama di bawah Jurgen Klopp sejak pindah ke klub pada tahun 2018. Ia hanya menjdi starter dua kali di liga dan mencatatkan 182 menit di Premier League musim lalu.

Shaqiri memang sedang menjalani momen yang sulit di Anfield. Meski begitu, pemain Swiss itu masih dianggap sebagai salah satu playmaker terbaik di liga dan bisa menjadi aset besar bagi sebagian besar tim di papan atas.

Shaqiri berusia 28 tahun dan sedang dalam kondisi prima. Dengan Klopp ingin mengintegrasikan Takumi Minamino ke tim utama, peluang Shaqiri di tim utama akan semakin berkurang.

Klopp bukan orang yang ingin mempertahankan Shaqiri jika sang pemain ingin pindah. Karena itu, mantan bintang Stoke City tersebut mungkin bisa meninggalkan Merseyside untuk menyelamatkan kariernya pada musim panas ini.

3 dari 6 halaman

Rob Holding (Arsenal)

Rob Holding bergabung dengan Arsenal pada tahun 2016 dan membuat 79 penampilan untuk tim senior. Namun, mantan bintang Bolton itu hanya menjad starter enam kali, yang sebagian besar terjadi di akhir musim.

Arteta kini memiliki bek baru yaitu William Saliba dan Gabriel Magalhaes untuk lini belakangnya. Bersama Pablo Mari, mereka semuanya akan memperebutkan tempat di tim utama.

David Luiz, Shkodran Mustafi dan Sokratis juga masih ada di skuad dan pengalaman mereka bisa menjadi sangat penting musim depan. Jadi Holding tidak punya banyak kesempatan untuk masuk ke tim utama dan mungkin tergoda untuk pindah ke tempat lain.

Holding bisa mendapatkan peluang bermain di kompetisi piala tetapi pada usia 24, Holding pasti menginginkan bermain secara reguler. Sepertinya akan ada banyak klub yang bersedia memakai jasanya jika dia memutuskan untuk hengkang dari Emirates musim panas ini.

4 dari 6 halaman

Emerson Palmieri (Chelsea)

Ben Chilwell sepertinya akan menjadi bek kiri pilihan utama Chelsea pada musim depan. Marcos Alonso, mungkin bertindak sebagai pelapisnya.

Emerson Palmieri, yang gagal mencetak satu gol atau assist dalam 13 pertandingan liga musim lalu, mungkin akan kesulitan untuk mendapatkan tempat di tim utama.

Alonso juga bisa efektif sebagai bek sayap dan lebih disukai daripada Palmieri. Pemain berkewarganegaraan Italia itu mungkin membutuhkan klub baru untuk melanjutkan kariernya.

Mantan bintang AS Roma itu baru berusia 26 tahun dan bisa masuk ke banyak tim di Eropa. Karena itu, Palmieri merupakan salah satu pemain yang mungkin harus meninggalkan Stamford Bridge sebelum akhir jendela transfer.

5 dari 6 halaman

Dele Alli (Tottenham)

Dele Alli terlempar dari skuat inti Spurs di  dua pertandingan awal musim ini, setelah main jelek dalam laga pembuka Premier League melawan Everton. Mencuat rumor Jose Mourinho bersitegang dengan pemain berusia 24 tahun itu, terutama saat sang manajer menariknya keluar pada babak pertama pertandingan.

Karier Alli disebut sudah habis di Tottenham Hotspur. Jose tak ingin lagi ia menjadi bagian dari klub. Serupa dengan Danny Rose, yang tak kebagian nomor punggung karena pernah berlaku tak sopan ke The Special One akhir musim lalu, mempertanyakan kenapa ia kerap dicadangkan.

Mou sempat buka suara: "Saya mulai bosan mendengar pertanyaan soal Dele Alli. Terutama berkaitan dengan dokumenter Amazon. Ia anak yang baik dan saya tidak punya masalah dengan dirinya," kata Jose dalam sesi konferensi pers menjelang pertandingan.

Dalam film dokumenter tentang Tottenham Hotspur yang tayang di Amazon, Jose sempat melontarkan kritik terbuka pada sang anak asuh. Pelatih asal Portugal itu menyebut Dele Alli pemain yang malas dalam sesi latihan.

Berkaitan dengan keputusannya tak menurunkan Dele Alli di dua laga terakhir, Jose Mourinho menanggapnya sebagai sebuah kewajaran.

"Dalam dunia sepak bola hal ini normal terjadi. Ada seorang pemain yang performanya sedang menurun kemudian ia tak terpilih masuk skuat digantikan pemain lain yang lebih pantas, sebagai bentuk apresiasi atas kerja kerasnya. Saya memiliki banyak pemain. Tak semua pemain terus menerus bermain. Sepak bola ibarat sebuah puzzle, saya harus menyatukannya menyesuaikan dengan kebutuhan," kata Jose.

Mantan nakhoda Manchester United terang-terangan menyebut Dele Alli punya persoalan menjaga konsistensi permainan.

Melihat situasi ini, rasanya tak ada pilihan bagi Dele Alli. Untuk menyelamatkan kariernya ia wajib pindah klub. PSG salah satu klub yang disebut-sebut meminati jasanya.

Sumber asli: Madaboutepl

Disadur dari: Bola.net (Aga Deta, Published 9/9/2020)

 

6 dari 6 halaman

Video

Video Populer

Foto Populer