Sukses


5 Pesepak Bola asal Amerika Latin yang Berjaya di Manchester United, Edinson Cavani Bersiap Jadi Legenda di Old Trafford?

Bola.com, Jakarta - Belakangan ini pesepak bola asal Amerika Selatan selalu jadi objek menarik bagi Manchester United di jendela transfer. Musim ini mereka Setelah hari tenggat yang sibuk, Setan Merah mendatangkan tiga pemain dari benua gila sepak bola.

Musim panas ini Manchester United mendaratkan Facundo Pellistri, Edinson Cavani (Uruguay), dan Alex Telles (Brasil).

Manchester United sejatinya bukan klub yang diminati pesepak bola asal Amerika Selatan. Sejak dimulainya Premier League pada tahun 1992, hanya 17 pemain asal Latino yang pernah bermain untuk Setan Merah.

Pada 2001, Manchester United memiliki pemain Amerika Selatan pertama mereka setelah Juan Sebastian Veron yang digaet dari klub Italia Lazio. Karier gelandang serang asal Argentina itu melempem di Old Trafford. Bagaimana dengan yang lain?

Mari kita lihat lima pemain Amerika Selatan terbaik yang bermain untuk Manchester United:

2 dari 7 halaman

Anderson

Pemain Brasil itu adalah salah satu prospek terpanas di dunia ketika dia bergabung dengan Manchester United. Penampilan sang gelandang untuk Gremio dan Porto menarik perhatian tim-tim terbesar Eropa.

Anderson bergabung dengan Manchester United dari FC Porto pada tahun 2007. Ia menjalani musim debut yang mengesankan, dan merupakan salah satu pemain yang mencetak gol untuk Manchester United selama kemenangan adu penalti atas Chelsea di final Liga Champions 2008.

Anderson melanjutkan performa impresifnya di musim kedua saat ia menjadi orang Brasil pertama yang memenangkan penghargaan Golden Boy pada 2008.

Semuanya cerah dalam dua musim pertama untuk Anderson. Selama periode ini, pemain Brasil itu memenangkan dua gelar Liga Inggris, Liga Champions, Piala Dunia Antarklub FIFA, dan Piala Liga. Sejak musim ketiga dan seterusnya, kinerja Anderson mulai merosot.

Masalah dengan Sir Alex Ferguson tentang pergi ke Brasil tanpa izinnya dan cedera ligamen parah  membuat gelandang itu jarang tampil di lapangan.

Pensiunnya Sir Alex Ferguson pada 2013 memuat kariernya kian blangsak. Anderson itu hanya membuat 10 penampilan setelah pensiunnya manajer legendaris dan pindah ke Internacional pada 2015 dengan gratis.

Pemain Brasil itu membuat 181 penampilan untuk Setan Merah dan mencetak sembilan gol dalam sembilan setengah tahun kariernya.

3 dari 7 halaman

Gabriel Heinze

Gabriel Heinze menjadi bek Amerika Selatan pertama yang bergabung dengan Manchester United. Ia bergabung dengan Setan Merah pada 2004 setelah tampil impresif bersama Paris Saint Germain. Digaet sebagai pengganti Phil Neville yang hijrah ke Everton, tidak butuh waktu lama bagi pemain Argentina itu untuk mengamankan posisinya di skuat inti.

Heinze memiliki musim debut yang mengesankan dan memenangkan penghargaan Manchester United Player of The Season. Ia pemain non-Eropa pertama yang melakukannya. Pemain Argentina itu mengalami tahun kedua yang mengecewakan, absen hampir sepanjang musim setelah mengalami cedera ligamen.

Ketika kembali pada musim berikutnya, pemain Argentina itu merasa sulit untuk merebut kembali posisi bek kiri. Tapi, dia memainkan sebagian besar pertandingan sebagai bek tengah darurat setelah krisis cedera mengganggu keseimbangan tim.

Berjuang untuk menyingkirkan Evra, Heinze meminta Sir Alex Ferguson untuk mentransfernya ke Liverpool pada tahun 2007. Tapi, manajer legendaris itu menolak dan pemain Argentina itu pindah ke Real Madrid. Terlepas dari kepergiannya yang tak mengenakkan, Heinze bisa dibilang salah satu bek kiri terbaik untuk Manchester United di milenium ini.

Sayangnya bagi Heinze, pemain Argentina itu absen di Liga Champions setelah Setan Merah memenangkan trofi pada tahun 2008. Heinze masih membuat 83 penampilan dan mencetak empat gol selama dia bermain di sana. Heinze juga memenangkan Premier League di musim terakhirnya di klub.

4 dari 7 halaman

Rafael

Jika Heinze yang pertama, Rafael adalah yang terbaik. Pemain Brasil itu bergabung dengan Manchester United pada 2008, bersama saudaranya Fabio, dari Fluminense. Rafael menjalani tantangan berat untuk menggantikan legenda klub, Gary Neville. Bek sayap kanan punya gaya permainan agresif yang amat mirip Neville.

Rafael adalah bek kanan pilihan pertama Manchester United menjelang akhir masa jabatan Sir Alex Ferguson. Gaya bermainnya yang tak kenal takut dan energik membuatnya menjadi favorit penggemar di Old Trafford. Di bawah Sir Alex, bek sayap ini memenangkan tiga gelar Liga Inggris, Piala Dunia Antarklub FIFA, Piala Liga, dan Community Sheild.

Tapi, setelah pensiunnya manajer legendaris tersebut, Rafael kesulitan untuk masuk ke starting line-up. Masalah cedera membuat pemain Brasil itu absen dalam beberapa pertandingan di tahap akhir kariernya. Rafael akhirnya mengakhiri hubungan mesra selama delapan musim pada 2016 dengan pindah ke tim Ligue 1 Olympique Lyon.

Rafael menjalani kiprahnya di Manchester United dengan 170 penampilan liga dengan koleksi lima gol.

5 dari 7 halaman

Carlos Tevez

Dari membentuk salah satu trio paling menakutkan dalam sejarah Premier League hingga kontroversi bergabung dengan tim rival Manchester City, Carlos Tevez memiliki karier bak roller-coaster di Manchester.

Pemain Argentina itu bergabung dengan Manchester United pada 2007 setelah dipinjam dari West Ham United.

Tevez, bersama dengan Rooney dan Ronaldo, membentuk salah satu dari trio penyerang terbaik dalam sejarah Liga Inggris. Ketiganya mencetak lebih dari 70 persen gol United musim itu. Tevez memenangkan Premier League dan Liga Champions di musim debutnya.

Musim keduanya di Manchester United Tevez jadi bagian penting klub saat mempertahankan Liga Inggris dan raihan trofi Piala Liga dan Piala Dunia Antarklub FIFA. Namun, pemain Argentina itu tersingkir pada akhir musim 2008-2009. Tevez menolak kesempatan untuk bergabung dengan Setan Merah dan pindah ke rival sekotanya, Manchester City.

Meski tersingkir, Tevez adalah penyerang Amerika Selatan paling produktif yang pernah bermain untuk Setan Merah. Pemain Argentina itu membuat 99 penampilan dan mencetak 34 gol selama dua tahun masanya.

6 dari 7 halaman

Antonio Valencia

Antonio Valencia pada saat kedatangannya memiliki tugas yang sulit untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Cristiano Ronaldo. Tidak selalu mudah untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh pemain legendaris.

Pemain asal Ekuador itu bergabung dengan Manchester United pada 2009 setelah menjalani dua musim yang impresif bersama Wigan Athletic.

Valencia memiliki musim debut yang luar biasa, memenangkan Piala Liga dan membuat satu-satunya penampilan di PFA Team of The Year. Dia adalah salah satu pemain terbaik untuk Sir Alex Ferguson menjelang akhir masanya. Di bawah Ferguson, Valencia menjadi pesepak bola Ekuador pertama yang memenangkan gelar Premier League.

Menyusul kepergian manajer legendaris dan kekacauan berikutnya, Valencia beralih permanen ke posisi bek kanan. Dia menjadi pemain non-Eropa pertama yang menjadi kapten Manchester United setelah pensiunnya Michael Carrick pada 2016.

Valencia menghabiskan 10 musim di Old Trafford. Selama periode ini, Ekuador memenangkan dua gelar Premier League, dua Piala Liga, Piala FA, dan Liga Europa. Dia meninggalkan klub pada 2019 setelah membuat 339 penampilan dan mencetak 25 gol.

Dia adalah salah satu dari sedikit pemain yang pernah bermain di Manchester United di bawah Sir Alex, Moyes, Van Gaal, Mourinho dan Solskjaer.

Sumber: Sportskeeda

7 dari 7 halaman

Video

Video Populer

Foto Populer