Sukses


Liga Inggris: 13 Data dan Fakta yang Mengiringi Duel Manchester United Vs Chelsea

Bola.com, Jakarta - Big match tersaji di pekan keenam Liga Inggris 2020/2021, Sabtu (24/10/2020). Manchester United (MU) akan meladeni Chelsea di Stadion Old Trafford, Sabtu (24/10/2020). 

Manchester United dan Chelsea memiliki performa cukup kontras. MU selalu menang dalam dua laga terakhirnya, sedangkan Chelsea selalu imbang.

Pekan sebelumnya, MU mengalahkan tuan rumah Newcastle 4-1 di Premier League. Sempat tertinggal di menit-menit awal, MU berbalik menang lewat gol-gol Harry Maguire, Bruno Fernandes, Aaron Wan-Bissaka, dan Marcus Rashford.

Setelah itu, anak-anak asuh Ole Gunnar Solskjaer menekuk tuan rumah PSG 2-1 di Liga Champions melalui penalti Bruno Fernandes dan gol Marcus Rashford.

Sementara itu, pekan lalu, meski Timo Werner mencetak dua gol dan Kai Havertz menyarangkan satu gol, Chelsea hanya bisa imbang 3-3 menjamu Southampton. Performa tidak optimal di Premier League itu menular ke Liga Champions. Pasukan Frank Lampard cuma imbang 0-0 menjamu Sevilla.

Dalam laga tandangnya melawan Manchester United di Premier League musim lalu, Chelsea tumbang empat gol tanpa balas. Kali ini, Chelsea sepertinya bakal kembali dipaksa menyerah kalah oleh sang rival.

Berikut ini data dan fakta yang menyertai duel Manchester United kontra Chelsea, seperti dilansir BBC, Jumat (23/10/2020). 

 

 

 

2 dari 4 halaman

Data dan Fakta

1. Manchester United berpeluang memenangi tiga laga beruntun di kasta tertinggi liga melawan Chelsea. Jika berhasil melakukannya ini akan menjadi yang pertama bagi MU sejak September 1965 di era Sir Matt Busby.

2. Chelsea tanpa kemenangan dalam tujuh partai tandang terakhir melawan MU (imbang 4, kalah 3).

3. Chelsea adalah satu-satunya klub yang memenangkan lebih banyak pertandingan di Premier League (18) versus Manchester United, daripada jumlah kekalahannya (17).

4. Manchester United terancam kalah tiga kali beruntun di laga kandang untuk kali kedua dalam sejarah klub. Yang pertama terjadi pada 1930, saat itu mereka finis terakhir di Divisi I.

5. MU terakhir kali kalah tiga kali beruntun di Old Trafford pada ajang liga pada Februari 1979.

6. Jika sampai gagal menang dalam lima pertandingan kandang beruntun di Premier League, ini akan menjadi sejarah baru bagi Setan Merah.

7. Bruno Fernandes terlibat langsung dalam 20 gol di 18 pertandingan Liga Inggris. Ia mencetak 11 gol dan membukukan sembilan assist.

 

3 dari 4 halaman

Data dan Fakta

8. Marcus Rashford mencetak empat gol dalam tiga pertandingan terakhir kontra Chelsea di semua kompetisi.

9. Sebagai manajer, Ole Gunnar Solskjaer memenangi empat dari enam pertandingan versus Chelsea (imbang 1, kalah 1).

10. Chelsea imbang empat kali dalam delapan laga terakhir di semua kompetisi musim ini (menang 3, kalah 1).

11. The Blues kebobolan 63 gol dalam 43 laga Premier League di era Lampard. Mereka membukukan rata-rata 1,5 gol per laga, yang menjadi rata-rata terburuk dari semua manajer permanen Chelsea.

12. Pada 2020, hanya Arsenal (15) yang kehilangan paling banyak poin dari semula di posisi unggul dibanding Chelsea pada ajang Premier League.

13. Timo Werner mencetak 30 gol di liga sejak awal musim lalu. Dia hanya kalah dari Robert Lewandowski, Ciro Immobile, dan Cristiano Ronaldo di lima liga top Eropa.

Sumber: BBC

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Serunya Mengoleksi Kartu Bola Manchester United, Edisi David Beckham Sulit Didapat

Video Populer

Foto Populer