Sukses


5 Pemain Top yang Kariernya Terasa Seperti Sambil Lalu saat Membela Chelsea, Mulai dari Deco hingga Pato

Bola.com, Jakarta - Chelsea menjadi klub bertabur bintang sejak kepemilikannya diambil penguasaha kaya raya asal Rusia, alih Roman Abramovich. Chelsea yang kerap jor-joran di bursa transfer. Hampir tiap musim The Blues mendatangkan pemain berstatus superstar.

Namun, tak semua pemain-pemain top kiprahnya sukses di Stamford Bridge. Banyak di antara mereka hanya berkarier singkt di Chelsea tanpa meninggalkan legasi apa-apa bagi penggemar.

Persaingan ketat di skuad Chelsea dan pengaruh nama-nama lain yang lebih menonjol di tim membuat beberapa nama terlupakan. Sehingga fakta bahwa seorang pemain pernah berkostum The Blues menjadi tidak teringat dan malah terkesan dilupakan.

Berbagai faktor lain pun mempengaruhi ingatan khalayak, seperti Didier Deschamps yang dulu dikenal sebagai gelandang bertahan yang baik pernah berkostum Chelsea. Keberadaannya di Chelsea seperti hanya numpang lewat saja selama semusim di akhir karirnya sebagai pemain.

Selain Didier Deschamps yang kini menjadi pelatih Timnas Prancis, masih ada beberapa nama yang justru terkenal membela klub lain. Meskipun ikut meraih kesuksesan bersama Chelsea, kariernya di Stamford Bridge tidak cukup berkesan dalam ingatan khalayak.

Siapa saja pemain top lainnya yang bernasib sama dengan Deschamps?

2 dari 7 halaman

Deco

Melihat sepak bola Portugal nampaknya tidak bisa untuk tidak mengingat gelandang serang cerdas bernama Deco. Pemain yang lahir di Sao Bernardo, Brazil tersebut mencuat ketika tampil gemilang di Porto dan selanjutnya di raksasa Spanyol Barcelona.

Di Porto, Deco tampil di 175 laga dengan sumbangan berupa 43 gol dan 69 assists, sedangkan di Barcelona Deco memberikan 20 gol dan 45 assists dalam 161 kesempatannya di semua laga. Selanjutnya Deco pindah ke Chelsea, yang mana mulai membuat kebintangannya meluntur.

Selama dua musim membela The Blues, Deco menjadi lebih sering berkutat dengan cedera. Jika tampil pun Deco tidak pernah sebaik seperti ketika karirnya di Barcelona atau Porto. Meskipun menjadi bagian dari tim juara Chelsea di musim 2009/10, Deco seperti tidak pernah diingat sebagai punggawa The Blues.

3 dari 7 halaman

Didier Deschamps

Deschamps di masa sebagai pemain dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik yang pernah ada. Jiwa kepemimpinannya pun begitu baik terbukti dengan raihan trofi Piala Dunia 1998 yang diraihnya sebagai kapten Timnas Prancis.

Di level klub Deshamps juga memiliki karier yang bagus semasa membela Marseille dan Juventus. Reputasinya di klub tersebut lebih diingat sebagai masa terbaiknya ketika menjadi pemain, sehingga membuat Deschamps dilupakan bahwa pernah melanjutkan karir di Chelsea.

Deschamps yang mulai memasuki fase akhir karirnya di tahun 1999, mencoba menunjukkan bahwa dirinya belum habis dengan pindah ke Chelsea. Deschamps kemudian tidak lagi sebagus seperti sebelumnya dan hanya bertahan semusim di Chelsea.

4 dari 7 halaman

Pato

Pato jelas lebih diingat sebagai bintang muda yang pernah berkostum AC Milan. Di klub bermarkas San Siro tersebut, Alexandre Pato mulai mencuat dan dikenal khalayak sebagai bintang masa depan Brazil.

Namun, Alexandre Pato gagal membayar tuntas ekspektasi tersebut dan selanjutnya terus mengalami kemunduran karir. Cedera menjadi salah satu faktor yang sangat menghambat karir Pato dan akhirnya membuat Milan menjual Pato ke Corinthians tahun 2013.

Sejak karirnya di Corinthians tersebut, Pato berulang kali dipinjamkan dan salah satu peminjamnnya adalah Chelsea musim 2015/16. Berada di Inggris, Pato tidak bisa mengimbangi kerasnya Premier League sehingga tampil melempem dan hanya tampil dua kali.

5 dari 7 halaman

Ricardo Quaresma

Ricardo Quaresma menjadi salah satu bintang sepak bola yang kerap bergonta-ganti klub. Memulai karir di Sporting Lisbon, Quaresma selanjutnya melanjutkan karirnya di Barcelona lalu Porto, diteruskan ke Inter Milan dan selanjutnya di Chelsea.

Di Chelsea, Ricardo Quaresma seperti mengulang karirnya kembali di Inter Milan sebagai punggawa yang tidak terlihat di skuad tim. Ricardo Quaresma begitu tenggelam di Stamford Bridge serta hanya berkesempatan tampil di lima laga Chelsea dalam semusim.

6 dari 7 halaman

Radamel Falcao

Radamel Falcao pernah mencapai puncak karirnya semasa membela Atletico Madrid dan Porto. Di dua klub tersebut, Radamel Falcao memiliki karir yang cemerlang di pentas Liga Europa dan keluar sebagai juara serta top skor di musim 2010/11 bersama Porto, 2011-2012 bersama Atletico.

Setelahnya, Falcao melanjutkan karir di Monaco lalu sempat tampil menjanjikan sebelum cedera parah menimpanya. Setelah sembuh, Falcao pun dipinjamkan ke Manchester United musim 2014/15, yang tidak berjalan lancar.

Semusim setelahnya, Chelsea malah mengikuti jejak Manchester United dengan meminjam Falcao yang berakhir sama buruknya. Pemain berjuluk ‘El Tigre’ ini hanya mampu mencatatkan 12 penampilan dengan raihan satu gol.

Sumber asli: Sportskeeda

Disadur dari: Bola.net (Muhamad Raka Saputra, Published 30/11/2020)

7 dari 7 halaman

Video

Video Populer

Foto Populer