Sukses


Gara-Gara Brexit, Klub-Klub Liga Inggris Tidak Bisa Sembarangan Merekrut Pemain Asing

Bola.com, Jakarta - Pasca Brexit, klub-klub Liga Inggris tak bisa leluasa melakukan transfer pemain asing. FA selaku induk organisasi sepak bola Inggris telah mengeluarkan peraturan baru yang membatasi manuver di bursa transfer, khususnya pemain asing di bawah usia 18 tahun.

"FA, Liga Inggris, dan EFL telah menyetujui peraturan dan syarat masuknya pemain asing pasca Brexit. Governing Body Endorsement (GBE) sudah berkomunikasi dengan FA dan semuanya telah disepakati oleh Home Office," bunyi pernyataan FA.

Usulan ini sebetulnya sudah lama didengungkan sejak bulan lalu. FA telah lebih dulu mengirimkan proposal kepada Home Office dengan sejumlah pertimbangan.

Adapun peraturan ini ditetapkan untuk membatasi pemain asing yang masuk ke Inggris. Harapannya, pemain-pemain asing yang bergabung dengan klub sepak bola di Inggris benar-benar memiliki kualitas yang mumpuni.

Brexit menjadi penyebabnya. Jauh sebelum keluar dari Uni Eropa, Inggris memang banyak didatangi oleh imigran asing, baik itu yang bekerja di sektor olahraga maupun di ranah formal lainnya.

Dengan adanya peraturan baru ini, Pemerintah Inggris ingin menekan masuknya imigran maupun pekerja asing, termasuk pesepak bola.

Belum cukup sampai di situ, pemain-pemain asing yang akan masuk harus melalui pesertujuan GBE. Adapun klub-klub Liga Inggris juga hanya diperbolehkan merekrut pemain asing di bawah usia 21 sebanyak tiga saja tiap periode transfer Januari dan maksimal enam pemain per musim.

Satu hal lagi, klub-klub Liga Inggris, mulai Januari 2021, tidak lagi diperbolehkan merekrut pemain asing sampai mereka berusia 18 tahun. Langkah ini ditempuh agar memperbanyak pemain berstatus homegrown players trained by club yang didapat dengan berlatih selama tiga tahun di klub yang sama. (atau sampai 21 tahun).

 

2 dari 3 halaman

Ditinjau Selama Enam Bulan

Peraturan ini akan efektif per 31 Desember 2020 atau saat bursa transfer musim dingin pada Januari 2021. Namun, FA dan operator Liga Inggris akan meninjau sampai musim panas 2021 atau sekira enam bulan.

Mark Bullingham, CEO FA, mengaku sadar bahwa orang-orang akan memiliki pandangan sendiri terkait Brexit. Akan tetapi, ini adalah langkah bagus demi perkembangan olahraga, khususnya sepak bola.

"Meskipun bakal ada perspektif beragam mengenai bagaimana Brexit berdampak pada sepak bola, ini adalah contoh nyata bahwa pelaku sepak bola bisa bekerjasama dengan pihak terkait demi kemajuan sepak bola di Inggris," kata Bullingham dilansir dari FA.

Sumber: FA

3 dari 3 halaman

Video

Video Populer

Foto Populer