Sukses


Liga Inggris: Fans Liverpool Kritik Strategi Manchester United, Jurgen Klopp Justru Bela Solskjaer

Bola.com, Jakarta - Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mendapatkan kritik dari para penggemar Liverpool lantaran keputusan merotasi pemain saat The Red Devils menghadapi Leicester City dan berakhir dengan kekalahan di Old Trafford. Namun, manajer Liverpool, Jurgen Klopp, justru memberikan pembelaan untuk Solskjaer.

Manchester United memang melakukan rotasi pemain besar-besaran ketika menghadapi Leicester City, Rabu (12/5/2021) dini hari WIB. Ketatnya jadwal The Red Devils membuat Solskjaer tak punya pilihan selain merotasi pemain karena sudah harus menghadapi Liverpool pada Jumat (14/5/2021) dini hari WIB.

Hasilnya, Manchester United kalah saat menjamu Leicester City. Kekalahan tersebut membuat Leicester City kukuh di posisi ketiga dengan 66 poin, unggul sembilan poin atas Liverpool yang berada di peringkat keenam. Padahal jika Manchester United menang, Liverpool hanya terpaut enam poin dari Leicester City dan kans The Reds untuk naik ke empat besar lebih terbuka.

Hal itulah yang mendasari para penggemar Liverpool mengkritik keputusan Solskjaer dalam melakukan rotasi sehingga Manchester United kalah. Namun, pembelaan untuk Solskjaer justru datang dari manajer Liverpool, Jurgen Klopp.

"Itu adalah lineup yang saya sudah perkirakan. Saya tahu ia harus melakukan perubahan seperti itu," ujar Klopp seperti dilansir Goal.

"Saya mengatakannya 500 kali, dengan semua hal yang terjadi dan protes di Manchester yang menyebabkan situasi tersebut. Bermain Minggu, Selasa, Kamis, adalah sebuah kejahatan, demikian adanya," tegas manajer Liverpool itu.

2 dari 4 halaman

Bakal Melakukan Hal Serupa

Jurgen Klopp juga menegaskan bahwa dirinya juga akan melakukan hal yang sama seperti Solskjaer seandainya Liverpool yang harus menghadapi situasi seperti itu.

"Ini bukan kesalahan Ole Gunnar Solskjaer atau para pemainnya. Jadi pertanyaan saya untuk diri saya sendiri adalah, 'apakah saya akan melakukan hal yang sama?' Ya, Anda harus melakukannya. Anda harus melakukannya," tegas Klopp mengulangi pernyataannya.

"Kita sudah ada di penghujung musim. Manchester United berlaga di final Liga Europa, yang artinya banyak sekali pertandingan yang harus dijalani. Sekarang Anda mendapatkan jadwal Minggu-Selasa-Kamis. Itu tidak mungkin," tegasnya.

Liverpool pun pernah mendapatkan jadwal yang padat seperti Manchester United. Mereka bermain dua kali hanya dalam jeda 24 jam saja. Pada 2019 lalu, tim asuhan Jurgen Klopp harus bermain di Carabao Cup dan juga di Piala Dunia Antarklub. Klopp pun terpaksa memainkan pemain lapis kedua di Carabao Cup.

Sumber: Goal

Disadur dari: Bola.net (Dimas Ardi Prasetya, published 13/5/2021)

3 dari 4 halaman

Posisi Liverpool Saat Ini

4 dari 4 halaman

Video

Video Populer

Foto Populer