Sukses


4 Fakta Cristian Romero, Bek Tengah Berbakat Istimewa yang Jadi Incaran Manchester United

Bola.com, Jakarta - Kekalahan dengan skor 2-4 dari Liverpool menunjukkan Manchester United sangat butuh bek tengah baru. Yang terbaru, Setan Merah dikabarkan berminat memboyong Cristian Romero dari Juventus. 

Pada laga kontra Liverpool, lini tengah Manchester United sangat rapuh karena Harry Maguire absen. MU sangat butuh bek tengah tangguh untuk menjadi rekan duet Maguire, sekaligus palang pintu yang kukuh jika sang kapten absen. 

Sejauh ini sudah banyak bek tengah yang dikaitkan dengan MU. Mulai dari bek berpengalaman kelas dunia hingga bek muda berstatus wonderkid.

Sky Sports mengklaim Manchester United punya target transfer baru. Mereka ingin memboyong Cristian Romero dari Juventus.

Menurut laporan tersebut, Romero sudah lama masuk dalam radar Setan Merah. Semenjak ia dipinjamkan ke Atalanta, bek asal Argentina itu tampil apik di lini pertahanan La Dea. Ia punya gaya bermain yang agresif saat bertahan.

Tidak hanya itu ia juga jago saat membantu serangan di mana ia mengemas tiga gol dan lima assist musim ini. Jadi Manchester United tertarik untuk merekrutnya.

Manchester United dilaporkan bakal mengalami kendala untuk mengamankan jasa Romero. Saat ini Atalanta memiliki klausul untuk mempermanenkan sang bek. La Dea diberitakan akan mengaktifkan klausul rilis sebesar 25 juta euro dari Juventus.

Namun Atalanta diberitakan siap menjual lagi Romero ke Manchester United dengan bayaran 40 juta euro di musim panas nanti.

Seperti apa sosok Cristian Romero? Berikut ini beberapa fakta tentang sang pemain, seperti dilansir Planet Football, Sabtu (15/5/2021).  

2 dari 6 halaman

1. Kariernya Sejauh Ini

Lahir di Cordoba, Argentina, Romero memulai kariernya di klub domestik Belgrano pada 2016. Dia melakukan debutnya pada usia 18 tahun saat pertandingan liga melawan Independiente pada Agustus tahun itu.

Selama dua musim bersama Belgrano, Romero mencatatkan 19 penampilan di semua kompetisi. Romero kemudian hijrah dari Argentina ke Eropa. Dia brgabung ke Genoa pada Juli 2018.

Debutnya di Italia berjalan lancar, tetapi pada penampilan kedua Romero dikeluarkan dari lapangan saat melawan Udinese, meskipun setidaknya ia berhasil mencetak gol pertamanya di Genoa. Tapi dia membuat kesan yang cukup apik selama musim 2018/2019. Juventus mengontraknya selama penutupan musim, sebelum meminjamkannya kembali ke Genoa.

Terlepas kembali menjalani musim yang apik di Genoa, Romero mendapati peluangnya di tim utama Juventus terbatas. Bos baru Juventus, Andrea Pirlo, meminjamkannya ke Atalanta untuk musim 2020/2021.

Romero menikmati musim yang luar biasa di Atalanta, termasuk tujuh penampilan di Liga Champions.

Dia belum pernah mewakili Argentina di level senior internasional, tetapi membuat tujuh penampilan untuk tim U-20 negara itu.

 

3 dari 6 halaman

2. Kelebihan Cristian Romero

Romero adalah bek tengah yang semakin berprestasi, yang mungkin lebih cocok dilabeli stopper daripada sweeper.

Kekuatannya terletak pada mencegat dan melakukan tekel. Tetapi, Romero lebih cerdas daripada bek bergaya Inggris tradisional. Di Atalanta, ia telah mengembangkan keterampilan menyapu dan bermain sebagai bek tengah.

Tim elite hampir semuanya menggunakan tekanan untuk mengganggu lawan mereka. Romero rata-rata menghasilkan 7,2 tekanan sukses per pertandingan dari awal musim 2019/2020 hingga Januari 2021.

Romero juga menikmati duel udara dengan striker lawan. N'Golo Kante adalah satu-satunya pemain di lima liga teratas Eropa yang rata-rata memiliki lebih banyak intersepsi dibanding Romero.

4 dari 6 halaman

3. Impian Main di Liga Champions dan Masuk Timnas Argentina

Saat bergabung dengan Atalanta, Romero berbicara tentang keinginannya bermain di kompetisi elite.  “Itu adalah mimpi lain bagi saya, bermain di Liga Champions. Saya hanya pernah menontonnya di TV di Argentina dan di Genoa," kata Romero di situs resmi Atalanta. 

“Bermain di Liga Champions adalah sesuatu yang lain, saya harus memberikan sesuatu yang lebih dari sudut pandang sepa kbola.”

“Saya berterima kasih kepada Genoa, karena mereka membawa saya ke Italia dari Argentina, di mana saya merasa buruk dan saya tidak bermain. Jadi terima kasih kepada Genoa atas semua yang mereka lakukan untuk saya. Sekarang saya di sini, saya tidak sabar untuk bermain, berjuang untuk tim ini, saya sangat bahagia."

“Saya seorang pria muda dengan banyak impian di kepala saya, saya ingin mencapai tim internasional Argentina, yang merupakan tujuan utama saya.”

 

 

5 dari 6 halaman

4. Ditakdirkan Capai Level Lebih Tinggi

Mantan bintang Genoa, Claudio Onofri, memberikan banyak pujian kepada Romero pada 2019. Pujian itu dilontarkannya dalam sebuah wawancara dengan Tutto Mercato Web dari Italia.

“Dia ditakdirkan untuk mencapai level yang sangat tinggi, dia lahir pada 1998 dan jelas bahwa dia masih harus berkembang," ujar Onofri. 

“Misalnya, dia harus meningkatkan kemampuannya dalam pengambilan keputusannya. Dia pemain yang dengan kaki yang lebih kuat akan memberikan tekanan tinggi dan terkadang bisa melakukan pelanggaran. Tetapi jika dia meninggalkan Genoa suatu hari nanti, dia adalah fans Chelsea, hanya contoh saja."

 

6 dari 6 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Video Populer

Foto Populer