Sukses


Liga Inggris: Cristiano Ronaldo Bikin Juventus Kehilangan DNA, Di MU Malah Jadi Si Tukang Ngambek

Bola.com, Jakarta - Cristiano Ronaldo tampak kesal dan ngambek ketika diganti pada laga Manchester United (MU) melawan Brentford, di Liga Ingggris 2021/2022, Kamis (20/1/2022) dini hari WIB. Sikap seperti ini pernah dilakukannya saat masih di Juventus.

Meski tampil cukup bagus, Cristiano Ronaldo hanya bermain selama 71 menit. Ronaldo ditarik keluar dan digantikan Harry Maguire. Keputusan Ralf Rangnick membuat Cristiano Ronaldo sewot. Pemain berusia 36 tahun itu berjalan keluar lapangan sembari mengomel.

Saat melewati Rangnick, Cristiano Ronaldo juga melemparkan jaketnya dan terus marah-marah di bangku pemain.

"Reaksi Cristiano Ronaldo merupakan sesuatu yang normal, seorang striker ingin mencetak gol. Tetapi, dia telah pulih dari cedera kecil dan penting untuk diingat kami memiliki pertandingan lain yang akan datang," jelas Rangnick.

"Seperti yang terjadi di Villa Park, kami harus mempertahankan keunggulan kali ini dan penting bagi kami untuk kembali ke lima bek dan sementara kami tidak mencatatkan clean sheet, penting untuk memastikan tidak ada hal lain yang terjadi," tambahnya.

Sikap Cristiano Ronaldo yang doyan ngomel, egois, dan ngambek juga pernah dilakukannya saat masih berseragam Juventus.

 

2 dari 4 halaman

Perlakuan Istimewa

Tak dipungkiri, Juventus memang kehilangan pencetak gol ulung, di mana Ronaldo mampu mencetak 101 gol dalam 134 penampilan selama tiga tahun di Turin.

Namun, kehadirannya di dalam ruang ganti sering digambarkan berpotensi membahayakan rekan satu timnya. Pada Mei tahun lalu, La Gazzetta dello Sport menulis Ronaldo 'diisolasi' di dalam ruang ganti Bianconeri.

Hubungan dengan rekan satu timnya memburuk selama bulan-bulan terakhir masa tinggalnya di Turin dan banyak dari sesama pemain Juventus merasa klub memberi CR7 terlalu banyak kebebasan.

Misalnya, pemain berusia 36 tahun itu tidak berlatih sehari setelah kekalahan Juventus melawan Milan pada bulan Mei dan sebagai gantinya mengunjungi pabrik Ferrari di Maranello.

Presiden Juventus Andrea Agnelli dan Ketua dan CEO Exor John Elaknn menemani bintang Portugal itu dalam kunjungannya.

 

3 dari 4 halaman

Cavani Lebih Baik, tapi Juventus Kehilangan Ronaldo

Ronaldo kembali ke MU dalam kesepakatan €15m pada bulan Agustus, tetapi meskipun masih menjadi pencetak gol mematikan yang kita semua tahu, hubungannya dengan rekan setim Setan Merah tampaknya tidak terlalu baik.

"Beberapa pemain muda United merasa Ronaldo sulit didekati, sementara Cavani, meski Bahasa Inggrisnya kacau, adalah sosok yang lebih menyatukan di ruang ganti," tulis The Athletic.

Di sisi lain, baik Leonardo Bonucci dan Gigi Buffon baru-baru ini mengomentari kepergian Ronaldo, mengklaim bahwa Bianconeri kehilangan DNA mereka karena pemain berusia 36 tahun itu.

"Kehadiran Cristiano memiliki pengaruh besar bagi kami. Hanya berlatih dengannya memberi kami sesuatu yang ekstra, tetapi secara tidak sadar para pemain mulai berpikir bahwa kehadirannya saja sudah cukup untuk memenangkan pertandingan," kata Bonucci pada September.

Sumber: Football Italia

4 dari 4 halaman

Posisi MU Saat Ini

Video Populer

Foto Populer