Ambisi Liga Champions Picu Keinginan Cristian Romero Cabut, Spurs Enggan Melepas

Cristian Romero bisa tinggalkan Tottenham, tetapi klub engan melepasnya.

Bola.com, Jakarta - Spekulasi mengenai masa depan Cristian Romero kembali mengemuka. Bek tengah Tottenham Hotspur itu disebut-sebut bisa mendorong kepindahannya pada bursa transfer musim panas mendatang, di tengah ketertarikan serius dari Atletico Madrid.

Sumber yang berbicara kepada Football Insider mengungkapkan bahwa klub asal Spanyol tersebut telah menjadikan Romero sebagai target jangka panjang dalam beberapa jendela transfer terakhir.

Pelatih Diego Simeone pun dikabarkan melihat peluang baru untuk memboyong kompatriotnya itu dari London Utara.

Menariknya, di tengah berbagai sorotan terhadap temperamennya, Tottenham disebut belum memiliki niat untuk melepas sang kapten.

Namun, situasi bisa berubah jika faktor "kekuatan pemain' ikut berperan, terutama ketika bek berusia 27 tahun itu mengincar kesempatan tampil di Liga Champions.

Romero memang tak lepas dari kontroversi belakangan ini. Ia sempat melontarkan kritik kepada klub saat Tottenham dilanda krisis cedera.

Akhir pekan lalu, ia juga membuat suporter kecewa setelah menerima kartu merah kurang dari setengah jam dalam kekalahan melawan Manchester United.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Frustrasi Minimnya Perkembangan

Mantan pemandu bakat Spurs, Mick Brown, sebelumnya mengatakan kepada Football Insider bahwa Romero menimbulkan persoalan di internal klub setelah unggahan media sosialnya yang bernada kritis.

Sepanjang musim panas lalu, pemain Timnas Argentina itu santer dikaitkan dengan pintu keluar, bahkan setelah Tottenham mengakhiri puasa trofi dengan menjuarai Liga Europa.

Pada akhirnya, Romero sepakat memperpanjang kontrak jangka panjang di London Utara.

Namun, persoalan lama kembali muncul. Sang bek disebut-sebut frustrasi dengan minimnya perkembangan tim musim ini. Tim yang baru saja kehilangan Thomas Frank ini, saat ini hanya berada satu tingkat di atas posisi ke-16, peringkat yang mereka tempati musim lalu.

Secara matematis, Spurs bahkan masih bisa terseret ke dalam pusaran degradasi. Situasi tersebut tentu akan menjadi bencana bagi klub yang pada awal musim sempat berharap bisa bersaing memperebutkan tiket Liga Champions.

Bermain di kompetisi elite Eropa itu disebut sebagai target utama Romero saat ini. Ia pun dikabarkan siap mendorong terwujudnya ambisi tersebut pada kesempatan terdekat.

Indisipliner Jadi Sorotan

Di sisi lain, isu disiplin turut menjadi perhatian. Mantan wasit FIFA, Keith Hackett, mengatakan kepada Football Insider bahwa pihak klub akan membahas tindakan Romero dalam beberapa hari ke depan, menyusul kartu merah yang merugikan timnya.

Sejak bergabung dengan Tottenham pada Januari 2021 dari Atalanta, Romero tercatat telah menerima kartu merah lebih banyak dibanding pemain lain di Premier League dalam periode yang sama.

Hackett menegaskan bahwa Frank harus menyampaikan dengan jelas kepada kaptennya bahwa tidak ada alasan atas hilangnya kontrol yang ia tunjukkan di lapangan. Bahkan, ia menyarankan agar kepala PGMOL, Howard Webb, dilibatkan untuk mempertegas pesan tersebut.

Menurut mantan pengadil itu, tindakan Romero sudah berada pada titik yang harus ditangani secara serius oleh jajaran pimpinan Spurs.

 

Sumber: Football Insider

Video Populer

Foto Populer