Kontrak Panjang Anthony Gordon Jadi Batu Sandungan Arsenal di Bursa Transfer

Rencana transfer Arsenal untuk merekrut winger Newcastle United, Anthony Gordon, dilaporkan menghadapi hambatan besar.

Bola.com, Jakarta - Rencana transfer Arsenal untuk merekrut winger Newcastle United, Anthony Gordon, dilaporkan menghadapi hambatan besar. Kontrak sang pemain yang ternyata berlaku hingga 2030 membuat The Magpies berada dalam posisi tawar yang sangat kuat.

Sebelumnya, kontrak Gordon diyakini berakhir pada 2028. Namun laporan terbaru menyebutkan durasinya lebih panjang dua tahun dari perkiraan awal. Artinya, jika The Gunners benar-benar ingin memboyong pemain berusia 25 tahun itu pada bursa transfer musim panas, mereka harus menyiapkan dana besar untuk meluluhkan Newcastle.

Ketertarikan Arsenal terhadap Gordon tak lepas dari kebutuhan mendesak untuk meningkatkan produktivitas serangan. Meski baru saja menang 2-1 atas Chelsea dan kini unggul lima poin atas Manchester City di klasemen, performa lini depan pasukan Mikel Arteta masih menyisakan tanda tanya.

Dalam laga kontra Chelsea, Arsenal hanya mampu mencatatkan dua tembakan tepat sasaran dari situasi open play di dalam kotak penalti. Statistik tersebut mempertegas bahwa kreativitas dan efektivitas serangan masih perlu ditingkatkan jika ingin konsisten dalam perburuan gelar.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Solusi Tepat?

Apakah Gordon adalah solusi yang tepat?

Musim ini performa sang winger bersama Newcastle justru terbilang inkonsisten. Dari 39 pertandingan di semua kompetisi, ia gagal mencetak gol atau assist dalam 27 laga. Dalam 10 pertandingan terakhir di Premier League, Gordon hanya mencatat satu gol dan satu assist.

Penurunan kontribusi juga terlihat jika dibandingkan dengan musim 2023-24, ketika ia terlibat langsung dalam 21 gol liga. Musim berikutnya (2024-25), jumlah tersebut turun menjadi 11 kontribusi gol. Tren tersebut menimbulkan keraguan apakah investasi besar untuknya benar-benar sepadan.

Di sisi lain, Arsenal memang membutuhkan tambahan daya gedor. Beberapa penyerang mereka tampil belum konsisten musim ini. Inkonsistensi dalam penyelesaian akhir membuat gaya permainan Arteta yang dominan penguasaan bola tak selalu berbuah peluang bersih.

Kontrak Panjang

Mendatangkan penyerang produktif tampak menjadi prioritas di musim panas.

Namun dengan kontrak Gordon yang masih panjang hingga 2030, serta performanya yang belum sepenuhnya meyakinkan, Arsenal harus mempertimbangkan dengan matang apakah ia benar-benar target utama atau hanya salah satu dari beberapa opsi yang sedang dipantau.

Musim panas nanti akan menjadi momen krusial bagi Arteta dan manajemen klub. Jika ingin terus bersaing di papan atas dan menutup celah dengan rival-rival utama, keputusan transfer yang tepat bisa menjadi pembeda antara sekadar penantang gelar dan juara sesungguhnya.

Sumber: Sportsmole

Posisi Arsenal

Video Populer

Foto Populer