Sukses


Marc Marquez dan 3 Olahragawan Legendaris yang Torehkan Comeback Fantastis

Bola.com, Jakarta - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, berhasil meraih podium juara di MotoGP Jerman, Minggu (20/6/2021) malam WIB. Hasil positif itu sekaligus menandai comeback Marquez di podium juara.

Melakoni balapan di Sirkuit Sachsenring, pembalap asal Spanyol tersebut menghuni posisi start kelima. Ketika lomba dimulai, Marc Marquez langsung menyodok ke peringkat dua.

Tak butuh waktu lama bagi Marquez untuk memimpin balapan. Dia berhasil menyalip Aleix Espargaro menjelang akhir lap pertama.

Sukses berada di posisi terdepan, Marc Marquez langsung tancap gas. The Baby Alien akhirnya mampu menyudahi 30 lap MotoGP Jerman sebagai juara dengan catatan waktu 41 menit 7,243 detik.

Marquez unggul 1,610 detik atas Miguel Oliveira yang menghuni posisi kedua. Sementara itu, podium ketiga menjadi milik jagoan Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, yang tertinggal 6,772 detik dari Marquez.

Bagi Marc Marquez, kemenangan tersebut terasa spesial. Marquez merengkuh podium juara perdana di MotoGP musim ini sekaligus yang pertama setelah terakhir kali diraih pada MotoGP Valencia 2019, atau 581 hari yang lalu.

Dia juga mempertegas statusnya sebagai raja di Sirkuit Sachsenring. Marc Marquez berhasil memetik 11 kemenangan beruntun di sirkuit dengan panjang 2,1 km tersebut, yakni sekali di kelas 125cc, dua kali di kelas 250cc, dan delapan podium juara di kelas MotoGP.

Untuk bisa comeback ke podium juara, Marc Marquez harus melewati penantian panjang. Pasalnya, dia terpaksa menepi dari lintasan akibat dihantam cedera tangan.

Setelah pulih, Marquez juga kesulitan memperlihatkan penampilan terbaiknya. Tak heran, jika pembalap berusia 28 tahun itu merasa emosional ketika kembali ke podium juara.

Selain Marc Marquez, sejumlah olahragawan top dunia juga menorehkan comeback fantastis pasca-dihantam cedera parah. Berikut ini adalah tiga di antaranya.

2 dari 5 halaman

Niki Lauda

Legenda Ferrari itu mengalami kecelakaan hebat pada F1 Jerman di Sirkuit Nurburbring, 1 Agustus 1976. Mobil Ferrari 312T2 yang dikemudikan Lauda hilang kendali dan menabrak pagar pembatas. Mobil kemudian kembali ke tengah lintasan dengan kondisi terbakar.

Sejumlah pembalap coba membantu Niki Lauda untuk keluar dari mobil yang terbakar. Hingga akhirnya, Arturo Merario berhasil mengeluarkan Lauda dari Ferrari 312T2.

Nyawa Niki Lauda tertolong. Namun, dia mengalami luka bakar level tiga di wajahnya serta banyak menghirup gas beracun. Kondisi tersebut membuat kelanjutan karier Lauda terancam.

Tetapi ajaibnya, Niki Lauda mampu kembali ke lintasan 40 hari berselang. Dengan kepala yang masih menggunakan perban akibat luka bakar, Lauda mampu membalap dan finis di urutan keempat F1 Italia pada 12 September 1976.

Kendati gagal meraih podium, comeback Niki Lauda tersebut dianggap luar biasa. Pasalnya, pembalap dengan koleksi tiga gelar juara dunia itu masih bisa memacu Ferrari 312T2 dengan kecepatan tinggi meski wajahnya belum pulih dari luka bakar.

Kini, Niki Lauda telah tiada. Dia wafat dalam usia 70 tahun di Wina, Austria pada 21 Mei 2019 akibat mengalami penyakit paru-paru.

3 dari 5 halaman

Diego Maradona

Maradona dihantam cedera serius di pergelangan kakinya ketika berseragam Barcelona pada musim 1985/1986. Akibat cederat tersebut, Diego Maradona diragukan bisa membela Timnas Argentina di Piala Dunia 1986.

Meski begitu, pelatih Tim Tango kala itu, Carlos Bilardo, tetap memasukkan nama Diego Maradona ke skuad asuhannya. Perjudian yang dilakukan Bilardo tersebut nyatanya tepat.

Maradona berhasil bangkit setelah dibekap cedera. Dia menjadi andalan di lini depan Timnas Argentina dengan torehan lima gol.

Dia turut membantu Argentina merengkuh trofi Piala Dunia 1986. Dalam laga final yang berlangsung di Estadio Azteca, Mexico City, 29 Juni 1986, Maradona yang bertindak sebagai kapten berhasil membawa La Albiceleste meraih kemenangan 3-2 atas Jerman Barat.

4 dari 5 halaman

Ronaldo

Sama seperti Diego Maradona, Ronaldo juga dibekap cedera parah jelang perhelatan Piala Dunia. Pemain bernama lengkap Ronaldo Luis Nazario De Lima itu dihantam cedera lutut ketika berseragam Inter Milan.

Akibatnya, Ronaldo harus menepi selama 643 hari dan melewatkan 86 pertandingan yang dijalani I Nerazzurri pada musim 1999/2000 dan 2000/2001.

Sempat absen panjang plus memiliki riwayat cedera parah di lutut, membuat Ronaldo diragukan bakal tampil impresif bersama Timnas Brasil di Piala Dunia 2002.

Namun, Ronaldo mampu meyakinkan pelatih A Selecao ketika itu, Luiz Felipe Scolari, untuk memboyongnya ke Korea-Jepang. Pria yang kini berusia 44 tahun tersebut tampil moncer di Piala Dunia 2002.

Ronaldo berhasil mendulang delapan gol dari tujuh pertandingan yang dimainkan. Dari delapan gol tersebut, dua di antaranya ditorehkan Ronaldo pada partai final kontra Jerman di Nissan Stadium, 30 Juni 2002.

Ronaldo pun berhasil menandai comeback-nya pascapulih dari cedera dengan trofi Piala Dunia 2002 bersama Brasil.

Sumber: Berbagai sumber

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Video Populer

Foto Populer