Sukses


Kim Jong-un dan Cerita Karpet Merah untuk Dennis Rodman di Korea Utara

Jakarta - Mantan bintang NBA, Dennis Rodman menceritakan awal persahabatannya dengan Kim Jong-un. Pemimpin Korea Utara itu dikenal sebagai penggemar bola basket.

Namun, tidak ada yang menyangka jika dia bakal bersahabat dengan salah satu mantan pemain Chicago Bluss yang memiliki karakter paling menarik itu.

Dalam wawancara dengan radio dengan Mike Tyson, baru-baru ini, Dennis Rodman memaparkan perkenalannya dengan Kim Jong-un berawal dari undangan ke Korea Utara. Ketika itu, mantan pebasket yang gemar mengecat rambutnya ini tidak mengetahui seluk beluk negara tersebut.

Meski demikian, tanpa rasa khawatir, Rodman yang buta tentang Korea Utara, tetap menginjakkan kakinya di negara tersebut. "Saya pikir saya akan melakukan tanda tangan dan bermain basket," kata Dennis Rodman tentang perjalanannya ke Korea Utara seperti dikutip dari Marca.

"Saya tidak tahu apa-apa tentang negara ini."

2 dari 3 halaman

Karpet Merah

Setibanya di Korea Utara, Dennis Rodman mengaku sempat terkejut dan bangga. Sebab, saat akan turun dari pesawat sudah ada karpet merah.

"Saya berkata bahwa saya akan pergi selama saya aman. Tetapi begitu saya turun dari pesawat, ada karpet merah, itu bagus," ujar Rodman, yang terkenal dengan permainan defensif dan kemampuan reboundnya.

Ternyata, karpet merah itu bukan untuk dirinya. "Ada lebih dari 22.000 warga Korut berdiri dan bertepuk tangan," ucap Rodman.

"Lalu seseorang berkata: 'tidak, itu untuknya', dan menunjuk ke Kim Jong-un." Ketika saya bertanya siapa pria itu, mereka mengatakan kepada saya bahwa itu adalah pemimpin mereka," pungkas Rodman.

Setelah pertemuan itu, Dennis Rodman mengaku bersahabat baik dengan Kim Jong-unn. Hubungan mereka dibangun di sekitar tempat karaoke, perempuan, maupun hanya sekadar minum vodka bersama.

Sumber: Marca

Disadur dari: Liputan6.com (Bogi Triyadi/Jonathan Pandapotan Purba, published 12/5/2020)

 

 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Video Populer

Foto Populer