Sukses


Profil Legenda Euro 2020 (Euro 2021): Karl-Heinz Rummenigge, Juru Gedor Andalan Timnas Jerman Barat

Bola.com, Jakarta - Timnas Jerman Barat memiliki sederet pemain bintang pada awal 1970-an hingga akhir 1980-an. Satu di antara nama yang paling mencolok adalah Karl-Heinz Rummenigge.

Pria kelahiran 25 September 1955 tersebut merupakan jebolan akademi Borussia Lippstadt. Rummenigge menimba ilmu di klub kampung halamannya tersebut dari 1963 sampai 1974.

Penampilan gemilang Karl-Heinz Rummenigge bersama Borussia Lippstadt membuat Bayern Munchen kepincut. Hingga akhirnya, Die Bayern merekrut Rummenigge pada 1974.

Bersama The Bavarians, karier pria yang kini berusia 65 tahun tersebut melesat bak roket. Dia mampu menjadi andalan Bayern Munchen dalam membobol gawang lawan.

Selama 10 musim membela Bayern, Karl-Heinz Rummenigge berhasil mendulang 217 gol dari 422 pertandingan di seluruh ajang. Dia pun turut membantu Bayern Munchen merengkuh tujuh titel juara, dengan perincian dua gelar Bundesliga, dua trofi DFB Pokal, dua titel juara Piala Champions, dan satu Intercontinental Cup.

Setelah mengukir berbagai prestasi bersama Bayern Munchen, Rummenigge memutuskan untuk hengkang ke Inter Milan pada bursa transfer musim panas 1984. Ketika itu, Karl-Heinz Rummenigge yang masih berusia 29 tahun ditebus Inter dari Bayern dengan banderol yang mencapai 5,7 juta euro.

Bersama I Nerazzurri, Rummenigge masih memperlihatkan ketajamannya. Meski kerap dihantam cedera, dia sukses mengoleksi 42 gol dari 107 pertandingan di seluruh ajang. Sayangnya, Karl-Heinz Rummenigge gagal membawa Inter meraih satu pun titel juara.

Selepas memperkuat Inter Milan, dia lantas melanjutkan karier bersama klub asal Swiss, Servette, pada 1987. Karl-Heinz Rummenigge sukses mendulang 34 gol dari 64 pertandingan di seluruh ajang.

Tetapi lagi-lagi, Rummenigge tak mampu menambah koleksi trofi juaranya di level klub. Hanya dua musim membela Servette, Karl-Heinz Rummenigge memutuskan pensiun pada akhir musim 1988/1989.

 

2 dari 4 halaman

Juru Gedor Timnas Jerman Barat

Tampil moncer bersama Bayern Munchen, Karl-Heinz Rummenigge akhirnya mendapat kesempatan membela Timnas Jerman Barat pada 1976. Ketika itu, dia masih berusia 21 tahun dan mampu menjadi satu di antara juru gedor andalan Die Mannschaft.

Kemampuannya yang di atas rata-rata dalam membobol gawang lawan membuat Rummenigge selalu mendapat panggilan untuk memperkuat Jerman Barat. Selama 11 tahun membela Timnas Jerman Barat, Karl-Heinz Rummenigge menorehkan 95 caps dan mencetak 45 gol.

Berkat kontribusinya di lini depan, Die Mannschaft berhasil dua kali lolos ke final Piala Dunia, yakni 1982 dan 1986. Akan tetapi, Timnas Jerman Barat gagal merengkuh trofi juara.

Pada Piala Dunia 1982, Jerman Barat takluk 1-3 dari Italia pada partai final. Adapun di Piala Dunia 1986, Die Mannschaft takluk 2-3 dari Argentina dalam laga puncak.

Kendati begitu, Karl-Heinz Rummenigge berhasil membawa Timnas Jerman Barat menjuarai Piala Eropa 1980. Dia pun mampu menjadi bintang di balik keberhasilan Jerman menjadi kampiun pada ajang tersebut.

 

3 dari 4 halaman

Bersinar di Piala Eropa 1980

Karl-Heinz Rummenigge merupakan satu di antara 22 pemain Timnas Jerman Barat di Piala Eropa 1980. Mengenakan nomor punggung 8, Rummenigge yang ketika itu berusia 24 tahun mampu menjadi sosok penting di lini serang.

Dari lima pertandingan yang dijalani Die Mannschaft, Karl-Heinz Rummenigge tercatat tampil dalam empat pertandingan dengan waktu bermain selama 336 menit. Dari empat laga tersebut, Rummenigge menorehkan satu gol dan satu assist.

Gol tunggal Karl-Heinz Rummenigge dicetak ketika Timnas Jerman Barat bersua Cekoslowakia pada laga perdana Grup 1. Berkat gol tunggal Rummenigge, Jerman Barat memetik kemenangan 1-0.

Sementara itu, satu assist Rummenigge tercipta pada partai final kontra Belgia. Umpan Karl-Heinz Rummenigge mampu dituntaskan Horst Hrubesch menjadi gol dengan sundulan pada menit ke-88.

Berkat kontribusi Rummenigge, Timnas Jerman Barat berhasil merengkuh trofi Piala Eropa 1980. Selain itu, dia juga masuk daftar starting XI terbaik Piala Eropa edisi keenam tersebut.

Sumber: Berbagai sumber

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Vaksin dan Disiplin! Kunci Penuhnya Stadion Puskas Arena di Euro 2020

Video Populer

Foto Populer