Menjuarai Piala Dunia bersama Tim Nasional merupakan penghargaan tertinggi bagi pesepak bola dunia. Namun nayatanya, tak semua pesepak bola tenar merasakan menjadi juara dunia. (AFP/Kolase Foto AFP)
1. Cristiano Ronaldo - Tampil inferior sebagai tumpuan di klub. Namun bersama Portugal sinar yang dipancarkan Ronaldo tak sementereng bersama Real Madrid. (AFP/Odd Andersen)
2. Paolo Maldini - Semua gelar bergengsi sudah dimiliki bek kiri bersama AC Milan. Mulai dari gelar Liga Champions hingga gelar juara dunia antar klub. (AFP/Glyn Kirk)
Bersama Italia, Maldini gagal mempersembahkan trofi Piala Dunia dari banyak kesempatan yang ia miliki. Satu diantaranya kekalahan memalukan dari Brazil pada Piala Dunia 1994. (AFP/Giussepe Cacace)
3. Javier Zanetti - Pemain yang terkenal dengan aura kepemimpinan di Inter Milan. Javier juga menularkan hal serupa di timnas Argentina. (AFP/Alberto Lingria)
Perempat final Piala Dunia 1998 adalah prestasi terbaik Javier bersama tim Tango. Sebuah penyesalan tersendiri bagi sang kapten yang gagal membawa pulang trofi Piala Dunia ke lemari pribadinya. (AFP/Omar Torres)
4. Johann Cruyff - Dikenal sukses sebagai pemain dan pelatih. Namun perlu diketahui, penyerang Ajax tersebut tak sekalipun berhasil membawa Belanda tampil sebagai jawara. (AFP)
Cruyff hanya mampu membawa timnas Oranye ke babak final Piala Dunia 1974. Pada pegelaran tersebut, timnas Belanda dikalahkan Jerman Barat 1-2. (AFP/Lluis Gene)
5. Gareth Bale - Terseok seok bersama timnas Wales. Itu lah yang dirasakan pemain kencang macam Gareth Bale saat gagal membawa timnas Wales ke pentas Piala Dunia. (AFP)
Hasilnya trofi pun gagal dibawa pulang pemain Real Madrid tersebut. Namun masih ada kesempatan bagi pemain 26 tahun tersebut untuk jajal kemampuan membawa Wales menjadi juara Piala Dunia. (AFP/Gabriel Buoys)
Seorang suporter Republik Demokratik Kongo mencuri perhatian saat mendukung timnya di Piala Afrika 2025. Ia berdiri dan mematung selama pertandingan berlangsung.
Manchester United kehilangan poin penting saat menjamu Wolverhampton Wanderers. Duel MU vs Wolves pada lanjutan Liga Inggris yang digelar di Stadion Old Trafford, Manchester, berakhir dengan skor 1-1, Rabu (31/12/2025) dini hari WIB.
Arsenal menutup tahun 2025 dengan senyuman. The Gunners berhasil mengamankan posisi puncak klasemen Liga Inggris setelah melumat Aston Villa dengan skor telak 4-1.
AS Roma mencatatkan rekor gemilang dengan menjadi tim dengan kemenangan terbanyak di Liga Italia dalam satu tahun (Januari-Desember) setelah mengalahkan Genoa dengan skor 3-1 pada Senin (29/12/2025) malam WIB.
Pemain Bhayangkara FC tak mampu menutupi kekecewaan setelah dilibas Persija Jakarta tiga gol tanpa balas dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Berikut wajah lesu skuad The Guardians setelah peluit panjang berbunyi.
Tuan rumah Maroko menutup fase grup Piala Afrika 2025 dengan performa sensasional. Atlas Lions membantai Zambia dengan skor telak 3-0 untuk menyegel status juara Grup A.
Persija Jakarta menunjukkan mentalitas juara saat menjamu Bhayangkara FC dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada Senin (29/12/2025) malam WIB, Macan Kemayoran sukses membungkus kemenangan meyakinkan dengan skor akhir 3-0.
Pertandingan Atalanta vs Inter Milan pada pekan ke-17 Serie A 2025/2026 berlangsung di New Balance Arena, Senin, 29 Desember 2025. Nerazzurri menang 1-0 berkat gol kapten Lautaro Martinez yang dicetak di babak kedua, tepatnya pada menit ke-65.
Cremonese harus mengakui keunggulan Napoli usai kalah dua gol tanpa balas pada laga lanjutan Liga Italia di Stadion Giovanni Zini, Cremona, Minggu (28/12/2025) malam WIB. Kiper Cremonese sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, tak kuasa dua kali dibobol mantan pemain MU, Rasmus Hojlund.