Sukses


PB Djarum Kerahkan 17 Pebulutangkis untuk Sabet Trofi dari Sejumlah Turnamen di Eropa

Bola.com, Kudus - PB Djarum menggenapi komitmen untuk terus memfasilitasi atlet-atletnya mengikuti berbagai kejuaraan hingga ke pentas internasional. Dalam waktu dekat, klub yang bermarkas di Kudus, Jawa Tengah, ini akan memberangkatkan sejumlah atletnya untuk berlaga dalam empat turnamen di Eropa.

Para atlet PB Djarum, di kategori dewasa dan kategori junior, akan mengerahkan kemampuannya untuk menaklukkan Benua Biru mulai dari Semenanjung Balkan, Eropa Tengah, hingga ke Eropa Barat.

Untuk kategori dewasa, ada dua turnamen bergengsi yang akan diikuti oleh atlet-atlet PB Djarum, yakni Spain Masters 2021 (BWF World Tour Super 300) serta Austrian Open 2021 (International Series).

Sedangkan dua kejuaraan lainnya diperuntukan bagi atlet-atlet di kategori junior yang terdiri dari Yonex Slovenia International 2021 dan Croatia Valamar Junior Open.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, mengatakan keikutsertaan sejumlah atlet PB Djarum di kejuaraan Eropa merupakan upaya klub dalam mengasah kemampuan atlet-atlet mudanya serta meraih prestasi yang mengharumkan nama bangsa di kancah dunia. Dia pun optimis skuat PB Djarum mampu membawa pulang trofi juara ke Kudus.

"Partisipasi atlet PB Djarum di berbagai kejuaraan Eropa ini merupakan bagian dari upaya untuk terus mengharumkan nama Indonesia di mata dunia. Khusus bagi atlet di kategori junior, ini akan menjadi medan laga untuk mengasah kemampuan dan memperkuat mentalitas mereka menghadapi kejuaraan-kejuaraan berkaliber dunia di masa mendatang," ujar Yoppy dalam jumpa pers secara virtual, Kamis (6/5/2021).

2 dari 4 halaman

Total 17 Atlet Dewasa dan Junior

Total, tak kurang dari 17 atlet baik dewasa dan junior yang akan dikirimkan PB Djarum ke empat turnamen Eropa ini. Untuk kategori atlet dewasa, PB Djarum menerjunkan lima atlet terbaiknya untuk berlaga memperebutkan gelar juara di nomor tunggal putra serta nomor ganda campuran. Mereka adalah Ihsan Maulana Mustofa, Dejan Ferdinansyah,Serena Kani, Ghana Muhammad Al Ilham, serta Ni Ketut Mahadewi Istarani.

Sementara di kategori junior, ada 12 atlet belia PB Djarum, terdiri dari Kafi Raditya Pandika, Raynaldi Oktavianur Rizky, Ruzana, Mutiara Ayu Puspitasari, Patra Harapan Rindo Rindo, Muhammad Putra Erwiansyah, Daniel Edgar Marvino, Raymond Indra, Sofy Al Mushira Asharunnisa, Rudya Aulia Fatasya, Aisyah Hanadiya Taisir, dan Jessica Maya Rismawardani.

Pelatih dan manajer Tim Atlet Dewasa PB Djarum, Vita Marissa, menuturkan turnamen di Eropa ini merupakan ajang pembuktian bagi Ihsan Maulana yang sempat absen di beberapa kejuaraan internasional.

Sementara itu, Vita juga berharap kompetisi ini dapat menjadi momentum bagi dua pasang ganda campuran yakni Dejan/Serena dan Ghana/Ni Ketut untuk mulai mengoleksi gelar juara di panggung dunia.

"Saya berharap banyak kepada Ihsan yang sudah berlatih sedemikian keras untuk menghadapi turnamen ini. Saya yakin kejuaraan ini merupakan bagian penting dalam kariernya sebagai pebulutangkis. Sementara untuk dua ganda campuran yaitu Dejan/Serena dan Ghana/Ni Ketut, ini adalah waktunya untuk naik level di kelas dewasa setelah mereka sudah kenyang pengalaman di level junior," tutur Vita.

3 dari 4 halaman

Langkah Tepat PB Djarum

Senada dengan Vita, pelatih tim atlet junior PB Djarum, Dionysius Hayom Rumbaka, mengatakan kejuaraan di Eropa ini merupakan langkah tepat yang dilakukan PB Djarum dalam mengasah mental dan daya juang para atlet muda.

Dengan mengikuti turnamen level dunia sejak usia dini, para atlet muda PB Djarum diharapkan memiliki kepercayaan diri ketika berlaga menghadapi lawan dengan kemampuan yang berbeda-beda.

"Ini adalah kesempatan bagi para atlet muda PB Djarum untuk melatih mental dan kepercayaan diri mereka ketika menghadapi lawan dari negara Eropa, yang notabene memiliki keunggulan dari segi fisik. Untuk itu, para atlet muda PB Djarum dituntut memiliki daya juang tinggi dan siasat yang jitu agar dapat menaklukan lawan mereka di lapangan," imbuh Hayom.

Rencananya, tim atlet dewasa akan bertolak menuju Spanyol pada 12 Mei 2021, lalu disusul oleh tim atlet junior yang akan berangkat menuju Slovenia pada 14 Mei 2021. Sebelum berangkat, seluruh tim dan ofisial akan menjalani tes swab PCR dan juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat selama menjalani turnamen.

"Kami mohon dukungan dan doa dari segenap masyarakat Indonesia, agar seluruh tim yang berangkat selalu diberikan kesehatan dan pulang membawa gelar juara yang membanggakan," jelas Yoppy.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Video Populer

Foto Populer